Ancaman Teroris, Luhut Perketat Daerah Wisata

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengakui Indonesia masih menjadi ancaman teroris untuk aksi propaganda. Karena itu, pihaknya berjanji akan meningkatkan keamanan disemua sektor yang dianggap rawan seperti daerah wisata. Pernyataan Luhut disampaikan saat rapar gabungan dengan Komisi I dan Komisi III yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Jakarta, Senin (15/2/2016) yang membahas persoalan terorisme dan ancamanya. Menurut Luhut, ditengah krisis Global ini, pemerintah Indonesia tengah mengharapkan pemasukan uang negara dari daerah-daerah wisata. Sebab itu, perlu ada jaminan dari pemerintah tentang segi keamanan wisata. Agar turis asing merasa nyaman berkunjung ke Indonesia. "Pariwisata agar menjadi yang pertama pendapatan negara, kalau sekarang baru ke empat," ujar Luhut Mantan Danjen Kopassus itu, menuturkan, keamanan bukan menjadi satu-satunya strategi pemerintah untuk meningkatkan wisatawan. Menurutnya, pemerintah juga memberikan bebas vis ke berbagai negara. Namun, Luhut menyatakan tidak semua negara bisa mendapatkan bebas visa. Ada beberapa negara yang masih diberlakukan aturan ketat. Terutama negara-negara Timur Tengah dan negara-negara yang rawan narkoba. "Ada beberapa negara yang tidak kita beri karena dari laporan intelijen akan membawa masuk teroris dan narkoba seperti Irak, Afghanistan. Maka kami bekerja sama dengan BIN," ungkapnya. (Albar)





























