Warga Korban Banjir Mendadak Miskin

Solsel, Obsessionnews - Ian, warga Jorong Batu Bajarang, Taratak Paneh, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan (Solsel) Sumatera Barat (Sumbar) langsung jatuh miskin, akibat banjir yang terjadi Senin (8/2). Kena tidak, rumah miliknya rusak saat banjir datang dan menghantam rumah. Selain rumah hancur, seluruh harta benda tidak bisa diselamatkan, karena disapu bersih saat banjir terjadi. Ian adalah salah satu warga di Jorong Batu Bajarang yang jatuh miskin akibat banjir yang terjadi. "Ada enam kepala keluarga (KK) disini yang rumahnya rusak akibat banjir terjadi," ujar Darwis salah seorang warga kepada obsessionnews.com, saat berada di lokasi Minggu (14/2). Saat banjir terjadi, seluruh harta benda tidak bisa diselamatkan. Warga terdampak banjir, terutama enam KK di Jorong itu terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Bahkan mereka sudah tingga di rumah orangtua masing-masing, karena rumah mereka sudah tidak ada lagi. Darwis mengatakan, tujuh hari pasca banjir terjadi, hingga Minggu (14/2), masih ada warga yang belum mendapatkan bantuan makanan. "Jumlah warga yang belum mendapat bantuan sebanyak 6 KK," kata Darwis.
Selain belum mendapat bantuan, warga juga masih ada yang belum mendapat pelayanan kesehatan. Warga berharap, dinas kesehatan segera mengecek kesehatan warga sebagai antisipasi terhadap gangguan kesehatan, seperti penyakit diade, gatal-gatal dan penyakit kulit. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solsel Novirman mengatakan, pasca banjir terjadi, pemerintah setempat sudah mendirikan posko kesehatan. Posko kesehatan didirikan disetiap puskesmas terdampak korban banjir. Selain mendirikan posko kesehatan, dinas kesehatan juga sudah mendata warga berikut mengecek kesehatan warga. Banjir yang terjadi Senin (8/2) menyebabkan 11 jembatan putus, diantaranya empat jembatan permanen dan tujuh jembatan gantung. Akibat jembatan putus, masih ada warga terisolasi antara lain di Jorong Batu Bajarang, Taratak Paneh, Kecamatan Sungai Pagu. Akses transportasi ke daerah terisolir terputus. Warga terpaksa membuat jalan darurat agar kendaraan roda dua bisa lewat. Untuk melihat kondisi di langan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama rombongan berangkat ke lokasi banjir di Solok Selatan. Irwan Prayitno datang ke lokasi untuk memastikan, penanganan bencana masa tanggap darurat berjalan lancar. (Musthafa Ritonga)
Selain belum mendapat bantuan, warga juga masih ada yang belum mendapat pelayanan kesehatan. Warga berharap, dinas kesehatan segera mengecek kesehatan warga sebagai antisipasi terhadap gangguan kesehatan, seperti penyakit diade, gatal-gatal dan penyakit kulit. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solsel Novirman mengatakan, pasca banjir terjadi, pemerintah setempat sudah mendirikan posko kesehatan. Posko kesehatan didirikan disetiap puskesmas terdampak korban banjir. Selain mendirikan posko kesehatan, dinas kesehatan juga sudah mendata warga berikut mengecek kesehatan warga. Banjir yang terjadi Senin (8/2) menyebabkan 11 jembatan putus, diantaranya empat jembatan permanen dan tujuh jembatan gantung. Akibat jembatan putus, masih ada warga terisolasi antara lain di Jorong Batu Bajarang, Taratak Paneh, Kecamatan Sungai Pagu. Akses transportasi ke daerah terisolir terputus. Warga terpaksa membuat jalan darurat agar kendaraan roda dua bisa lewat. Untuk melihat kondisi di langan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama rombongan berangkat ke lokasi banjir di Solok Selatan. Irwan Prayitno datang ke lokasi untuk memastikan, penanganan bencana masa tanggap darurat berjalan lancar. (Musthafa Ritonga) 




























