Kerugian Akibat Bansor Solsel Capai Rp200 Miliar

Solsel, Obsessionnews - Kerugian akibat banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp200 miliar. Kerugian meliputi bidang infrasturktur jalan, jembatan, sarana pendidikan, rumah ibadah, sawah dan jaringan air. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, pemerintah tengah melakukan pemulihan pasca tanggap darurat ditetapkan dengan perioritas penanganan warga yang menjadi korban. "Pemerintah sudah menyalurkan bantuan berupa makanan, tenda dan apa yang dibutuhkan dilapangan," kata Irwan Prayitno saat meninjau lokasi banjir dan longsor di Solsel, Minggu (14/2). Pasca banjir dan longsor terjadi, penanganan berjalan sesuai mekanisme dan prosedur tetap (protap) tanggap darurat. Berdasarkan data Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, kerugian materil akibat banjir da longsor meliput persawahan seluas 865,145 H, Lahan holtikultura 25,750 H dan tujuh rumah di Jorong Liki, Kecamatan Sungai Pagu.
Bencana yang menyebabkan enam korban meninggal terdapat di Pekonina, Kecamatan Pauh Duo. Terdapat tiga unit pasar mengalami rusak ringan. Kemudian, tujuh sekolah mengalami rusak ringan berikut 11 unit rumah ibadah juga mengalami rusak ringan. Disamping itu, sepanjang 475 meter jalan di Kabupaten Solsel rusak, masing-masing jalan nasional sepanjang 175 meter dan jalan provinsi sepanjang 100 meter serta jalan kabupaten 200 meter. Tak hanya itu akibat banjir yang terjadi Senin lalu itu, sejumlah infratruktur jembatan di daerah ini mengalami kerusakan, diantarannya, tiga unit jembatan permanen dan tujuh unit jemban gantung. Kondisi kerusakan jembatan permanen rusak berat sedangka kondisi kerusakan jembatan gantung rusak ringan. Selain itu 16 saluran irigasi mengalami kerusakan dengan panjang saluran sekitar 4.507 meter Begitu juga jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terdapat empat unit. Bahkan Kantor Polsek Sungai Pagu juga mengalami kerusakan, sehingga harus dialihkan ke Polsek terdekat. (Musthafa Ritonga)
Bencana yang menyebabkan enam korban meninggal terdapat di Pekonina, Kecamatan Pauh Duo. Terdapat tiga unit pasar mengalami rusak ringan. Kemudian, tujuh sekolah mengalami rusak ringan berikut 11 unit rumah ibadah juga mengalami rusak ringan. Disamping itu, sepanjang 475 meter jalan di Kabupaten Solsel rusak, masing-masing jalan nasional sepanjang 175 meter dan jalan provinsi sepanjang 100 meter serta jalan kabupaten 200 meter. Tak hanya itu akibat banjir yang terjadi Senin lalu itu, sejumlah infratruktur jembatan di daerah ini mengalami kerusakan, diantarannya, tiga unit jembatan permanen dan tujuh unit jemban gantung. Kondisi kerusakan jembatan permanen rusak berat sedangka kondisi kerusakan jembatan gantung rusak ringan. Selain itu 16 saluran irigasi mengalami kerusakan dengan panjang saluran sekitar 4.507 meter Begitu juga jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terdapat empat unit. Bahkan Kantor Polsek Sungai Pagu juga mengalami kerusakan, sehingga harus dialihkan ke Polsek terdekat. (Musthafa Ritonga) 




























