Gubernur Rangkul Masyarakat Bangun Sumbar

Gubernur Rangkul Masyarakat Bangun Sumbar
Padang, Obsessionnews - Eforia kemenangan pasca dilantik Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, harus dihilangkan. Pemerintah fokus membangun daerah dengan prinsip kerj, kerja dan kerja. Penegasan demikian disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno sewaktu acara serahterima jabatan gubernur Sumbar dari Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar Reydonnyzar Moenek kepada pasangan gubernur terpilih Irwan Prayitno-Nasrul Abit di aula gubernuran, Sabtu. Usai pilkada serentak upaya ke depan menyatukan semua potensi dan kekuatan yang ada. Melalui upaya itu, pembangunan akan dapat dilaksanakan secara maksimal. Pasca dilantik Presiden RI, waktunya untuk bekerja, apalagi sudah dihadapkan dengan tugas berat. Salah satu tugas berat yang perlu segera penanganan secara terpadu, penanganan bencana banjir dan longsor. Apalagi kejadin itu berlangsung secara bersamaan di sepuh daerah kabupaten/kota di Sumbar. "Besok Minggu (14/2), kita langsung ke lokasi bencana," kata Irwan Prayitno usai acara di auditorium gubernuran, Sabtu (13/2). Irwan Prayitno memuji kinerja Pj Gubernur Sumbar Reydonnyzar Moenek selama memimpin Sumbar. Selama enam bulan memipin Sumbar banyak kemajuan yang telah berhasil dilakukan, antara lain melakukan percepatan pembangunan Masjid Raya Sumbar, mendorong peningkatan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015, serta percepatan penetapan APBD provinsi dan kabupaten/kota. Tidak kalah penting, Donny Moenek berhasil melakukan percepatan pengembangan Kawasan Mandeh dan melakukan langkah strategis dalam penyelesaian Hunian Tetap (Huntap) Mentawai. "Kita sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan untuk kemajuan Sumbar ini," sebut Irwan. Dalam kesempatan yang sama Reydonnyzar Moenek meminta kepada masyarakat untuk bersatu membangun Sumbar dan menghilangkan perbedaan yang terjadi selama Pemilihan Gubernur. "Serahterima jabatan ini sebagai momen untuk bersatu mendukung pemimpin terpilih dalam membangun daerah," kata Donny. Serah terima jabatan gubernur Sumbar yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Sumbar, 19 bupati dan wali kota serta tokoh masyarakat Sumbar, dijaga pihak keamanan secara berlapir. Selain menempatkan alat metal detektor di pintu masuk auditorum, personil kepolisian disiagakan dengan persenjataan lengkap. (Musthafa Ritonga)