Stadion Renang Kompleks GBK Dirombak Total

Stadion Renang Kompleks GBK Dirombak Total
Jakarta, Obsessionnews - Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PU-PR) siap merehabilitasi 14 venue di Jakarta untuk Asian Games 2018. Direktur Bina Penataan Bangunan Dirjen Cipta Karya Kementerian PU-Pera, Adjar Prayudi kemarin mengatakan, 14 venue itu adalah Gelora Bung Karno, Tennis Indoor dan Outdoor, Stadion Madya, Hall Basket, Lapangan bola A,B,C, Stadion Renang, Lapangan Panahan, Lapangan Latihan Bulutangkis, Voli, Hoki dan Istora Senayan. Selain itu juga membangun wisma atlit Kemayoran, dan memperbaiki lapangan softball. Dari 14 venue ini yang dirombak total adalah stadion renang. Nantinya akan menjadi aquatic center, akan dibuat tertutup, dan lintasan renang akan ditambah, dari 8 menjadi 10. Renovasi 14 venue itu ditargetkan selesai pada Juni sampai September 2017. Kemudian diadakan pra test event hingga Juli 2018. Luar ruangan juga akan ditata, parkir, sampah dan toilet, juga ada food court, playground, outdoor gym dan tempat pembuangan sampah. Renovasi ini bekerjasama dengan ikatan arsitek Indonesia. Inpres dari Presiden akan turun pekan ini, jelas Adjar. Anggaran maksimum yang dibutuhkan, menurut Adjar adalah Rp2 triliun. Anggaran tersebut diambil dari Kemenpora sebesar Rp500 miliar, sisanya dari APBN. IMG_20160212_35809 Sistem kontrak yang dipakai  adalah sistem kontrak konvensional dan kontrak design and build. Kontrak design and built diterapkan di Stadion GBK, Istora Senayan, Stadion Renang, Lapangan Softball Pintu I dan II. Sistem kontrak konvensional diterapkan pada  Tennis Indoor Center Court dan Outdoor, Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Sepakbola A, Basket, Voli, Gedung Latihan Bulutangkis, dan Panahan. Kontrak konvensional juga dipakai pada proyek penataan lingkungan kompleks GBK, dan penataan lingkungan Wisma Atlet Kemayoran. (Kemen PU-Pera/baron)