Emil Ajak 14 Dubes Uni Eropa Berinvestasi di Kota Bandung

Bandung, Obsessionnews - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menerima kunjungan duta besar 14 negara Uni Eropa di Balai Kota Bandung, Jumat (12/02/2015). Pertemuan tersebut membicarakan berbagai hal terkait inisiatif pembangunan, peluang kerjasama, antara Kota Bandung dengan Uni Eropa terutama yang berhubungan dengan ekonomi kreatif dan konsep smart city. Di hadapan para dubes Uni Eropa, Wali Kota Bandung memaparkan keunggulan wilayah Kota Bandung dan potensi ekonomi terutama ekonimi kreatif. Sebagai kota metropolis setelah Jakarta, Bandung sangat potensial dan memiliki keunggulan tersendiri. "Jadi, kita di Kota Bandung ini terus menumbuhkan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Ini salah satu upaya untuk mengatasi pengangguran," papar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
Menurut Emil, saat ini pemerintah kota (Pemkot) Bandung telah bekerjasama dengan Facebook dengan memberi ruang untuk mamasarkan produk-produk usaha kecil menengah (UKM) yang diberi nama Bandung Online Store. "Minggu ini, kami juga akan meluncurkan konten Bandung di Facebook," ujarnya. Emil menginginkan bidang ekonomi kreatif seperti desain produk, fesyen, makanan dan lainnya dapat dijual dan dipasarkan di Bandung Online Store tersebut. Ia menegaskan, hal tersebut merupakan bagian dari upaya dan jawaban dari pemkot Bandung dalam era persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selain ekonomi kreatif, Emil juga memaparkan masterplan kota Bandung beberapa tahun kedepan salah satunya Bandung Teknopolis dengan konsep smart city. "Ini bagian dari smart city, Bandung teknopolis saat ini sedang dalam proses pembangunan dan dipastikan akan menjadi ikon pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia," jelas Emil sembari mengajak para negara Uni Eropa untuk bekerjasama dan berinvestasi di Kota Bandung.
Sementara itu, duta besar Uni Eropa, Vincent Guerend mengaku merasa senang datang ke Bandung. "Saya dan para kolega Dubes Eropa lain sangat senang datang ke Kota Bandung," katanya. Vincent menjelaskan, sebuah perkotaan akan menentukan masa depan, dimana hal itu diibaratkan sebagai mesin pertumbuhan dan inovasi. Oleh karena itu, menurutnya, hasil kunjungannya ke Pemkot Bandung akan bisa memacu kerja sama lebih lanjut antara Kota Bandung dengan negara negara Uni Eropa. Tak hanya itu, Vincent mengaku bangga perihal dukungan yang diberikan Kota Bandung atas lahirnya piagam hak asasi manusia (HAM) Kota Bandung yang belum lama ini diluncurkan. "Kami bangga atas dukungan yang diberikan terkait piagam hak asasi manusia Kota Bandung yang belum ini," katanya. Usai berdiskusi, sesaat Ridwan pun mengajak para dubes mengunjungi Bandung Comand Center (BCC). (Dudy Supriyadi)
Menurut Emil, saat ini pemerintah kota (Pemkot) Bandung telah bekerjasama dengan Facebook dengan memberi ruang untuk mamasarkan produk-produk usaha kecil menengah (UKM) yang diberi nama Bandung Online Store. "Minggu ini, kami juga akan meluncurkan konten Bandung di Facebook," ujarnya. Emil menginginkan bidang ekonomi kreatif seperti desain produk, fesyen, makanan dan lainnya dapat dijual dan dipasarkan di Bandung Online Store tersebut. Ia menegaskan, hal tersebut merupakan bagian dari upaya dan jawaban dari pemkot Bandung dalam era persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selain ekonomi kreatif, Emil juga memaparkan masterplan kota Bandung beberapa tahun kedepan salah satunya Bandung Teknopolis dengan konsep smart city. "Ini bagian dari smart city, Bandung teknopolis saat ini sedang dalam proses pembangunan dan dipastikan akan menjadi ikon pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia," jelas Emil sembari mengajak para negara Uni Eropa untuk bekerjasama dan berinvestasi di Kota Bandung.
Sementara itu, duta besar Uni Eropa, Vincent Guerend mengaku merasa senang datang ke Bandung. "Saya dan para kolega Dubes Eropa lain sangat senang datang ke Kota Bandung," katanya. Vincent menjelaskan, sebuah perkotaan akan menentukan masa depan, dimana hal itu diibaratkan sebagai mesin pertumbuhan dan inovasi. Oleh karena itu, menurutnya, hasil kunjungannya ke Pemkot Bandung akan bisa memacu kerja sama lebih lanjut antara Kota Bandung dengan negara negara Uni Eropa. Tak hanya itu, Vincent mengaku bangga perihal dukungan yang diberikan Kota Bandung atas lahirnya piagam hak asasi manusia (HAM) Kota Bandung yang belum lama ini diluncurkan. "Kami bangga atas dukungan yang diberikan terkait piagam hak asasi manusia Kota Bandung yang belum ini," katanya. Usai berdiskusi, sesaat Ridwan pun mengajak para dubes mengunjungi Bandung Comand Center (BCC). (Dudy Supriyadi)




























