Perancis Minta Inggris Tak Picu Krisis Baru di Eropa

Paris - Perancis meminta Inggris untuk tidak menciptakan krisis baru dengan menggulirkan wacana keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Laman Le Figaro menulis, Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls Rabu (10/2) menilai permintaan sejawatnya dari Inggris, David Cameron sebagai ancaman dan upeti terhadap Uni Eropa menjelang sidang organisasi ini pada 18-19 Februari. Valls mengingatkan, meski ada krisis seperti imigran, Suriah, Libya, ancaman dan serangan teror, Inggris jangan menciptakan krisis baru dengan rencana keluar dari Uni Eropa. Perdana menteri Perancis menambahkan, jasa layanan sosial kepada pekerja imigran merupakan salah satu prinsip mendasar Uni Eropa yang tidak seharusnya dipertanyakan. Manuel Valls menggulirkan wacana perundingan antar anggota Uni Eropa terkait permintaan Inggris dan menemukan mekanisme yang didukung seluruh anggota. Inggris menuntut pemutusan konsesi sosial bagi pekerja imigran selama empat tahun guna mengontrol arus migran dari negara-negara anggota Uni Eropa. Dewan Eropa dengan tujuan menjaga solidaritas Uni Eropa berusaha mempertahankan keanggotaan Inggris di organisasi ini. (irib.ir)





























