Ada Rangkap Jabatan BUMN Jokowi Diminta Tertibkan

Jakarta, Obsessionnews - Jaringan Relawan Pendukung Jokowi (JRPJ) mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menertibkan rangkap jabatan di lingkungan BUMN dan Kementerian. Karena bisa menimbulkan benturan kepentingan atau conflict of interest. "Saya mendapat laporan, ada pejabat di lingkungan BUMN yang merangkap jabatan di Kementerian terkait. ini pengelolaan yang salah karena berbahaya," ujar Koordinator Jaringan Relawan Jokowi, Hans Suta Widhya di Jakarta, Rabu (10/2/2016). Salah satu pejabat yang diduga melakukan rangkap jabatan adalah EVP Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT Kereta Api Indonesia, Ella Ubaidi yang merangkap jabatan sebagai Staf Tenaga Ahli Bidang Pelayanan Publik Kementerian Perhubungan. "Saya heran, mengapa Jonan malah memasang Ella sebagai Staff Menteri? ini kan tumpang tindih dan bisa bikin bingung karyawan Kereta Api," kata Hans. "Bisa jadi karena kawannya Menteri, Ella lebih ditakuti karyawan dibandingkan dengan direksi PT KAI," sambungnya. Oleh karena itu, Hans minta agar Jokowi menertibkan Jonan dalam hal rekrutmen SDM di lingkungan Kementetiannya dan BUMN yang terkait. "Mestinya Menteri PAN Yudi Krisnandi dan Menteri BUMN juga turun tangan dalam persoalan ini," kata Hans. Namun, jika Menteri Jonan masih tetap mempertahankan temannya itu, Hans minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut meminotor kewenangan besar yang diberikan Jonan kepada Ella. "Kita jangan berpikiran negatif, tetapi tetap harus waspada," pungkasnya. Seperti diketahui, kritik kepada Ignasius Jonan dari relawan Jokowi bukan kali ini saja. Sebelumnya, Ketua kelompok relawan yang bernama Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Muhammad Yamin, memberikan kritik pedas terhadap sikap dan tindakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang cenderung emosional. (Purnomo)





























