Moskow Minta Sekjen PBB Netral

Moskow Minta Sekjen PBB Netral
Moskow - Rusia mengkritik statemen terbaru Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki moon yang menuding Moskow bertanggung jawab atas kegagalan perundingan Jenewa 3 terkait dialog damai Suriah. Menurut laporan Tasnim News mengutip Rai al-Youm, Moskow Senin (8/2) mengkritik Ban yang merilis statemen sepihak dan mengklaim Rusia membuat perundingan Jenewa 3 antara pemerintah Damaskus dan kubu oposisi gagal dengan meningkatkan serangan udaranya di berbagai wilayah Suriah. Departemen Luar Negeri Rusia di statemennya menyatakan, “Kami mengingatkan bahwa statemen sekjen PBB sebaiknya netral dan realistis. Namun apa yang terjadi berbeda dengan yang diharapkan.” Masih menurut sumber ini, Ban hari Jumat lalu saat diwawancarai Koran Financial Times cetakan Inggris mengungkapkan, eskalasi serangan udara Rusia di Suriah memiliki dampak sangat negatif bagi perundingan tak langsung antara pemerintah Damaskus dan kubu oposisi. Steffan de Mistura, utusan khusus sekjen PBB untuk Suriah hari Rabu lalu mengkonfirmasi penundaan perundingan Jenewa untuk menyelesaikan krisis Suriah pada 25 Februari. Ia menyatakan bahwa dirinya akan menghadap Dewan Keamanan PBB sebelum dimulainya babak baru perundingan. Sebelum penangguhan perundingan Jenewa 3, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry secara tersirat menuding Rusia sebagai pemicu kegagalan perundingan ini dan menuntut dihentikannya operasi militer Moskow terhadap pos-pos kubu anti Suriah. (irib.ir)