Kota Bandung Sebelah Timur Kembali Terendam Banjir

Bandung, Obsessionnews - Simpang Gedebage Soekarno-Hatta dan sejumlah komplek di Bandung Timur kembali terendam banjir. Hujan yang mengguyur Kota Bandung sejak pukul 13.00-21.00 WIB, Selasa (9/2/2016), mengakibatkan volume air tidak dapat tertampung saluran air, sehingga meluber ke jalan raya, pasar induk Gedebage, Komplek Bumi Panyileukan, Aspol Polda Jabar dan Komplek Bumi Harapan. Daerah yang menjadi langganan banjir ini sudah terjadi sejak puluhan tahun sampai saat ini, bahkan sejumlah warga di komplek tersebut sudah banyak yang enggan berkomentar saat dimintai tanggapannya, karena kerapkali terjadi dan tidak ada perubahan. "Seharusnya wilayah Gedebage Soekarno hatta menjadi wilayah prioritas perbaikan dan pembangunan, karena sudah tejadi sejak puluhan tahun, tolonglah kami sudah lelah dengan kondisi ini jangan sampai terus menerus seperti ini tidak ada perubahan, " ujar Dina, warga Komplek Bumi Panyileukan. Dari pantauan di lapangan, untuk kawasan Gedebage Soekarnohatta Bandung, pada pukul 21.00 Wib sudah dapat dilalui kendaraan secara normal, baik dari arah kota Bandung menuju Rancaekek, Cicalengka, Garut dan Sumedang, maupun kendaraan yang menagalir dari jalan AH. Nasution ke arah jalan Soekarnohatta, namun di beberapa komplek masih terendam banjir dengan ketinggian 30-50 cm.
Pemerintah Kota Bandung merencanakan pembuatan dua buah danau di kawasan tersebut, menyusul kawasan tersebut sebagai finish Kereta api cepat. "Selain akan dibuat danau di kawasn Gedebage, juga kita akan buat Bandung Teknopolis atau kawasan terpadu serta membuat masjid terapung di kawasan Gedebage, " ujar Walikota Bandung Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Pemandangan banjir juga terjadi di kawasan Cinunuk dan Rancaekek Kabupaten Bandung, bahkan saat tidak terjadi hujan air kerapkali mengalir ke jalan raya, apalagi saat tejadi hujan lebat sehingga pengguna jalan selalu terjebak macet dari Bandung menuju Garut bahkan perjalanan dapat mencapai 5 jam. Banjir di dua daerah ini Cinunuk dan Rancaekek Kabupaten Bandung sudah terjadi puluhan tahun sampai saat ini. Kerapkali saling lempar tanggung Jawab antara Pemerintah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah pusat atas tanggung jawab perbaikan saluran air tersebut. (Dudy Supriyadi)
Pemerintah Kota Bandung merencanakan pembuatan dua buah danau di kawasan tersebut, menyusul kawasan tersebut sebagai finish Kereta api cepat. "Selain akan dibuat danau di kawasn Gedebage, juga kita akan buat Bandung Teknopolis atau kawasan terpadu serta membuat masjid terapung di kawasan Gedebage, " ujar Walikota Bandung Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Pemandangan banjir juga terjadi di kawasan Cinunuk dan Rancaekek Kabupaten Bandung, bahkan saat tidak terjadi hujan air kerapkali mengalir ke jalan raya, apalagi saat tejadi hujan lebat sehingga pengguna jalan selalu terjebak macet dari Bandung menuju Garut bahkan perjalanan dapat mencapai 5 jam. Banjir di dua daerah ini Cinunuk dan Rancaekek Kabupaten Bandung sudah terjadi puluhan tahun sampai saat ini. Kerapkali saling lempar tanggung Jawab antara Pemerintah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah pusat atas tanggung jawab perbaikan saluran air tersebut. (Dudy Supriyadi)





























