Jalan Terban, Jalinsum Menuju Jambi Terputus

Padang, Obsessionnews - Jalur lintas yang menghubungkan Sumatera Barat (Sumbar) dengan Jambi, tepatnya di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan belum bisa dilalui kendaraan pasca terban terjadi pada Senin (8/2) dinihari. Kepala pelaksana tugas (plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno, mengatakan, jalan nasional tepatnya di Jorong Liki, Kecamatan Sangir terban akibat hujan deras yang terjadi di wilayah itu sejak Minggu (7/2). "Akibat curah hujan tinggi, sepanjang 35 meter terban dan belum bisa dilalui kendaraan," kata Zulfiatno usai melaporkan kejadian bencana banjir dan longsor yang melanda Sumbar kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Ali Asmar, Selasa (9/2). Zulfiatno mengatakan, 10 daerah di Sumbar secara bersamaan dilanda banjir dan longsor. Daerah dimaksud dilanda bencana akibat curah hujan yang tinggi yang terjadi sejak Jum'at (5/2). Akibat intensitas hujan tinggi, banjir dan longsor terjadi hampir bersamaan di sepuluh daerah dimaksud. "Sepuluh daerah yang terjadi banjir dan longsor yaitu Kabupaten Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Limapuluh Kota, Agam, Pasaman, Dharmasraya dan Tanah Datar. Kemudian, Kota Sawahlunto dan Kota Solok," kata Zulfiatno. Dari sepuluh daerah dimaksud, terparah terjadi di Kabupaten Solok Selatan. Selain jalan nasional terputus, enam jembatan di daerah itu terputus dan hanyut dibawa banjir saat hujan deras terjadi. Selain kerugian materil, musibah banjir dan lonsgor yang melanda daerah itu, merenggut enam jiwa. Korban meninggal akibat longsor menghantam rumah satu keluarga dimaksud. Dari tujuh orang yang satu keluarga dimaksud satu orang menyelamatkan diri, sedangkan enam orang meninggal dunia. Sementara satu orang atas nama Riva masih dalam upaya pencarian. Selain Solok Selatan, terparah kedua terdapat di Kabupaten 50 Kota. Selama 39 jam akses kendaran dari Sumbar menuju Pekanbaru Riau dan sebaliknya tidak bisa dilalui, akibat banjir menggenangi jalan lintas nasional tersebut. Kendaraan baru bisa melintas pada Senin (8/2) sekitar pukul 19:30 WIB. Kemudian, banjir dan longsor terparah melanda Kabupaten Pasaman. Selain longsor pada enam titik di Muara Cubadak sehingga akses transportasi menuju Sumatera Utara (Sumut) terputus, Jorong Lambak, Nagari Panti, Kecamatan Panti dihantam banjir bandang. (Musthafa Ritonga)





























