Di Surabaya Penderita DB meningkat

Surabaya, Obsessionnews - Surabaya mulai diserang penyakit Demam Berdarah (DB) di hampir seluruh wilayah. Tercatat, selama Januari 2016 ini, Dinkes menemukan sebanyak 60 kasus DBD. Jumlah ini naik dibanding bulan yang sama di tahun 2015 sebanyak 48 kasus. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, selama Januari ini, tren DB memang cenderung meningkat. Apalagi pada musim penghujan seperti sekarang ini. Namun, peningkatan kasus ini belum merupakan kejadian luar biasa (KLB). “Kasus DBD diprediksi akan terus terjadi sepanjang Februari hingga Maret nanti. Ini karena musim penghujan masih terjadi yang memungkinkan timbulnya genangan air di beberapa tempat,” terangnya, Selasa (09/02/2016). Pencegahan DBD yang paling efektif adalah kegiatan Pemberantasan sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus, yaitu menguras, menutup dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. Di Surabaya, Kecamatan Sawahan menjadi kawasan dengan paling banyak kasus DBD. Ini dikarenakan lokasi pemukimakan yang padat. Dari hasil inspeksi Dinkes Surabaya, di kawasan itu juga ditemukan banyak barang bekas menumpuk yang bisa menampung air hujan. Kecamatan yang jumlah kasusnya juga banyak yakni Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Bubutan. (Rudianto)





























