Pengurus Golkar dari Timur Deklarasi 17 Calon Ketua Umum

Pengurus Golkar dari Timur Deklarasi 17 Calon Ketua Umum
Jakarta, Obsessionnews - Meski waktu dan tempat musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar belum ditentukan, nama-nama calon ketua umum Partai Golkar sudah bermunculan di ruang publik. Ada yang sudah secara pasti menyatakan maju, ada yang masih malu-malu ada juga baru digadang-gadang bakal maju sebagai ketua umum. Suara dari bawah juga sudah menyatakan dukungannya. Wakil Ketua DPD Partai Golkar dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Anwar Puageno mewakili suara dari Timur Indonesia memberikan dukungan kepada kader-kader muda Golkar untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum. Anwar menyebut ‎ada 17 kader Golkar yang layak dicalonkan menjadi ketua umum yakni, Airlangga Hartarto, Titik Soeharto, Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Bambang Soesatyo, Hajrianto Thohari, Ade Komaruddin, Azis Syamsuddin, Mahyudin, Ridwan Hisjam, Idrus Marham, Nurdin Halid, Syahrul Yasin Limpo, Agus Gumiwang, Watty Amir, Fadel Muhammad, dan Erwin Aksa. "Itu deklarasi saya sendiri sebagai kader Golkar dari Indonesia Timur, bukan dari DPD tingkat 1 dan 2 yang punya hak suara," katanya saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2016) Anwar mengaku berani mendeklarasikan nama-nama tersebut sebagai calon ketua umum Golkar untuk memeriahkan acara Munaslub. Meski ia sendiri belum tahu siapa yang paling kuat dari bakal calon tersebut. ‎"Untuk meramaikan saja menjelang Munaslub, toh nama-nama ini yang beredar selama ini kan?" tuturnya. Dari 17 nama di atas, ‎mereka yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar adalah Ridwan Hisjam (mantan Ketua DPD Golkar Jawa Timur) Mahyudin (mantan Ketua DPD Golkar Kalimantan Timur) dan Sahrul YL (mantan ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan) Sementara itu, yang sudah terang-terangan siap menyatakan maju sebagai ketua umum Golkar adalah Mahyudin, Idrus Marham, Aziz Syamsuddin, dan Priyo Budi Santoso. Siapapun itu, kader Golkar yang akan siap maju harus lima tahun menjadi pengurus Golkar. Mereka juga harus punya kriteria PDLT yaitu, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela. (Albar)