Arakan 'Kue Tamo' Warnai GOR Jakarta Utara

Arakan 'Kue Tamo' Warnai GOR Jakarta Utara
Jakarta, Obsessionnews – Ruangan Gelanggang Olah Raga (GOR) Jakarta Utara, Sabtu, 6 Februari 2016 dipadati warga Sangihe Talaud, Sulawesi Utara untuk mengikuti serangkaian upacara besar ‘Adat Tulude’. Ini merupakan acara rutin setiap tahunan bagi masyarakat Sangihe. Upacara yang dimulai pukul 18:30 wib hingga larut malam ini, diawali dengan ritual iringan-iringan membawa kue adat (kue tamo) yang didampingi oleh para Tua-tua adat, pengurus inti keluarga Tampungan Lawo, panitia Tulude, Penari Gunde, Penari Alabadiri dan Penari Upase. Kue Tamo ialah makanan khas daerah yang melambangkan berkat dan kasih Tuhan yang sudah diterima, antara lain berupa hasil tanah yang dikumpulkan yang menjadi kue Tamo. “Ini agenda rutin setiap tahun, substansinya ucapan syukur bagaimana yang maha kuasa menyertai kita sepanjang tahun dan diberikan berkat di dalam kehidupan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME mewakili Bupati yang menghadiri acara tersebut. Arakan kue tamo1 Acara yang digelar oleh perkumpulan Keluarga Tampungan Lawo (PKTL) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), juga dihadiri oleh warga Sangihe dari luar kota, diantaranya Bandung, Malang, Jogyakarta dan Bali. “Ini menjadikan upacara yang luar biasa dan menjadi magnet yang tinggi. Dari mana-mana mereka datang. Ada yang dari Malang, Bali, Bandung dan Jogya, hanya untuk menyaksikan acara ini,” ungkap Ketua Umum PKTL Dominicus L. Damar. Tampungan Lawo sebuah nama kerajaan pertama di Sangihe Talaud, Sulawesi Utara. Upacara adat Tulude ini merupakan hajatan tahunan warisan para leluhur masyarakat Sangihe yang telah berabad-abad silam. Sebenarnya Upacara Adat Tulude dilaksanakan rutin oleh masyarakat setiap tahunnya pada 31 Januari, sekaligus hari ulang tahun Kepulauan Sangihe. Namun ini merupakan agenda ketiga terbesar, dimana sebelumnya telah dilaksankan pada 2008, 2011. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPRD DKI Setiabudi Musa, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Firmansyah, Kasudin Pariwisata Jakut Agustine Grace Mandagi, (Popi Rahim)Arakan kue tamo3