Prajurit TNI yang Lakukan Pelanggaran Dipecat!

Prajurit TNI yang Lakukan Pelanggaran Dipecat!
Jember, Obsessionnews - Panglima Kodam V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi menegaskan, menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bukan berarti seenaknya saja melanggar aturan. Justru dengan menjadi anggota TNI harus dapat memberikan contoh yang baik di masyarakat. “Jika melanggar terutama masalah pidana akan disanksi sesuai aturan yang berlaku di kalangan TNI,” tegas Pangdam V Brawijaya saat ditemui wartawan usai Penutupan Pendidikan Secaba, kemarin. Menurut Mayjen TNI Sumardi, ada belasan anggota TNI AD di seluruh jajarannya yang diberhentikan dengan tidak hormat (dipecat). “Kita tidak segan-segan menindak anggota yang melanggar,” tandasnya. Pangdam mengungkapkan, tahun 2015 kemarin ada 16 orang prajurit TNI AD di jajarannya yang diberhentikan dengan tidak hormat atau dipecat. “Mereka melakukan berbagai macam pelanggaran, namun yang terbanyak karena desersi dalam bertugas,” paparnya. Mayjen TNI Sumardi berharap setiap anggotanya untuk selalu menjaga pribadinya baik di lingkungan TNI, masyarakat dan lain sebagainya. Sebagai anggota TNI wajib mentaati peraturan yang ada dan menghindari perbuatan tercela atau terlarang baik yang berlaku dimasyarakat dan negara. “Jangan pernah melakukan pelanggaran di mana pun berada dan saat dalam kondisi apapun. Jaga wibawa seorang prajurit TNI,” tuturnya. Ketika disinggung adanya gesekan yang terjadi baik sesama anggota TNI maupun anggota Polri dan masyarakat, Mayjen TNI Sumardi berpesan agar prajuritnya senantiasa menjaga soliditasnya baik di lingkungan satuannya, dengan sesama TNI maupun dengan Polri dan masyarakat. [caption id="attachment_96006" align="aligncenter" width="614"]Mayjen Sumardi Mayjen TNI Sumardi.[/caption] Pangdam Tutup Pendidikan Secaba Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi menutup Pendidikan Sekolah Calon Bintara (Secaba) Tahun Anggaran 2015 di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw Sukorejo Jember Rabu (3/2). Sebanyak 240 siswa dilantik menjadi Sersan Dua setelah menjalani masa Pendidikan Dasar. Hadir dalam acara pelantikan tersebut Panglima Kodam V Brawijaya sebagai Inspektur Upacara, Danrem 083/Bdj Kol Inf Fajar Setiawan SIP, Jajaran Asisten Kodam V/Brw, Dansat TNI se Kab Jember, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Jember termasuk Calon Bupati Terpilih dr.Hj Faida MMR, serta undangan lainnya. Dalam amanatnya Pangdam V Brawijaya meminta agar para siswa yang telah dilantik menjadi Bintara TNI AD hendaknya mampu mengimplementasikan materi-materi yang telah diberikan oleh pembimbing atau pelatih serta mampu menjaga kewibawaannya sebagai prajurit TNI AD baik di lingkungan dinas maupun di masyarakat. “Setelah pelantikan ini, jadilah anggota TNI yang menjadi suri tauladan di masyarakat. Jangan berhura-hura berlebihan. Tugas anda menjadi seorang Bintara TNI AD semakin berat dengan perkembangan yang serba modern sekarang ini,” katanya. Mayjen TNI Sumardi berharap agar setiap Bintara TNI AD yang baru dilantik tetap mengasah keterampilan dan pengetahuan di segala bidang agar menjadi anggota TNI dapat diandalkan oleh masyarakat, bangsa dan negara. “Menjadi anggota TNI tidak hanya menguasai fokus pada masalah keamanan semata, namun kini dituntut untuk melek informasi dan penguasaan teknologi sehingga mampu menyerap dan menyebarkan informasi yang baik kepada masyarakat sekitar,” imbuhnya. Pada kesempatan tersebut Pangdam memberikan penghargaan kepada Serda Jalu asal Kabupaten Pacitan yang menjadi Lulusan Bintara Terbaik di semua mata bidang pendidikan yang meliputi akademik, kesemaptaan jasmani, kesehatan dan psikologi. Acara pelantikan di Lapangan Hitam juga dimeriahkan dengan atraksi unjuk kebolehan katangkasan bongkar senjata dengan mata tertutup serta penanganan aksi teror yang diperagakan dengan baik oleh Bintara yang baru dilantik dan diakhir ramah tamah dan makan siang bersama. (Red) secaba - Pangdam