Bursa Saham Asia dalam Kewaspadaan Tinggi

Bursa Saham Asia dalam Kewaspadaan Tinggi
Jakarta - Bursa-bursa saham di Asia mengalami nasib yang berbeda-beda hari Jumat (5/2), menjelang laporan bulanan terkait lapangan kerja di Amerika Serikat. Nikkei 225 Tokyo turun 1,22% ke 16.838,35 poin setelah penutupan hari Kamis sebelumnya mendekati 1%. Sementara penguatan yen terhadap dolar memukul eksportir besar negara itu untuk kedua hari berturut-turut. Saham Toyota dan Honda turun lebih dari 2,5%, sementara Mazda telah anjlok 4,6% di perdagangan pagi. Di Australia, S&P/ASX 200 juga berada di wilayah negatif, turun 0,77%. Para analis mengatakan kekhawatiran tentang harga minyak masih membebani sentimen investor dan para pialang sedang waspada menjelang laporan ketenaga-kerjaan AS yang akan diluncurkan sore ini. Di Sidney, saham perusahaan energi Woodside turun lebih dari 1,5% dan saingannya Santos turun lebih dari 3%. Angka resmi yang dirilis lebih awal menunjukkan, saham Australia mengalami kemandekan untuk bulan Desember - dengan perolehan laba yang dieprkirakan hanya 0,4%. Tapi analis Di Hong Kong, Hang Seng naik 0,95% ke 19.366,54 poin, sedangkan di Cina daratan, Shanghai Composite naik 0,15% ke 2.785,36. Indeks Kospi Korea Selatan juga berada di wilayah positif, kendati hanya naik 0,2% ke 1.919,79. (BBC)