Obama Serukan Toleransi Untuk Warga Muslim di Amerika

Obama Serukan Toleransi Untuk Warga Muslim di Amerika
Baltimore - Presiden Barack Obama menyerukan toleransi terhadap masyarakat Muslim di Amerika Serikat. Saat berkunjung ke masjid di Baltimore, Presiden Obama mengutuk apa yang ia sebuk retorika politik yang tak termaafkan terhadap warga Muslim Amerika, pernyataan yang mengacu ke usul bakal calon presiden kubu Republik, Donald Trump dan beberapa politikus lain. Trump pernah menyerukan larangan semua Muslim untuk masuk ke Amerika, setelah pasangan Muslim dinyatakan melakukan penembakan di California, menewaskan tak kurang dari 14 orang. [caption id="attachment_95559" align="aligncenter" width="640"]Barack Obama untuk pertama kalinya mengunjungi masjid di Amerika Serikat. (BBC) Barack Obama untuk pertama kalinya mengunjungi masjid di Amerika Serikat. (BBC)[/caption] Sebelum kunjungan ke masjid di Baltimore, juru bicara Gedung Putih, Josh Ernest, menjelaskan Presiden Obama ingin menekankan pentingnya kebebasan beragama untuk semua orang, termasuk bagi pemeluk Islam. "Kami melihat kecenderungan yang mengkhawatirkan, yang keluar dari elemen-elemen di Partai Republik, yang mencoba meminggirkan Muslim Amerika yang patriotis dan taat hukum," kata Ernest. Ini adalah kunjungan pertama Presiden Obama ke masjid di Amerika Serikat. Ia juga berkunjung ke masjid di Kairo dan Jakarta saat melawat ke Mesir dan Indonesia beberapa tahun lalu. (BBC)