Jokowi Tekan Cara Humas Datangkan Investor dan Wisman

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta peran humas kementerian dan lembaga harus mampu membangun country branding, supaya Indonesia bisa menarik perhatian investor asing dan banyak mendatangkan wisatawan mancanegara. "Sehingga image mengenai trade, image mengenai tourism, investor negara itu menjadi sangat baik," ujar Jokowi dalam pertemuan koordinasi humas kementerian/lembaga dan BUMN untuk percepatan pembangunan 2016 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/2/2016). Jokowi mengatakan dalam menghadapi era persaingan saat ini, humas kementerian/lembaga dan BUMN diminta berperan dalam membangun country branding. Dengan demikian diharapkan akan terbangun sebuah persepsi positif dari dunia internasional terhadap Indonesia. Menurut Jokowi, dua pemimpin dunia yang terkenal yakni Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri India Narendra Modi sudah menerapkan itu di negara masing-masing. Sehingga tak dapat dipungkiri kemajuan begitu pesat diraih di bawah kepemimpinan mereka. "Dibangun positioningnya, dibangun diferensiasinya, dibangun brandingnya, dikemas produk-produknya sehingga muncul sebuah persepsi, muncul sebuah image negara ini adalah negara yang seperti mereka kehendaki," katanya. Dalam konteks nasional, Presiden Jokowi menginginkan, peran humas harus lebih optimal dalam menginformasikan secepat-cepatnya kepada masyarakat tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga masyarakat tahu capaian apa yang dari masing-masing kementeri/lembaga. "Tidak usah tunggu-tunggu, sehingga yang namanya rakyat, masyarakat harus mendapatkan informasi yang sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya," pungkas Presiden. Turut hadir dalam pertemuan koordinasi humas kementerian/lembaga dan BUMN bersama Presiden Jokowi ini, antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi SP, serta Direktur Utama LPP RRI Niken Widiastuti. (Has)





























