OJK Dorong Industri Jasa Keuangan Perbesar Pembiayaan Sektor Energi

OJK Dorong Industri Jasa Keuangan Perbesar Pembiayaan Sektor Energi
Jakarta, Obsessionnews - Peran lembaga jasa keuangan meningkat. Kali ini, juga merambah sektor percepatan pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE). Hal itu, dipastikan lewat kerjasama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Jakarta, Rabu (3/2) mengatakan, pihaknya mendorong industri jasa keuangan guna memperbesar pembiayaan di sektor energi. Dan kerjasama ini dimaksudkan sebagai pedoman koordinasi guna mendukung program pemerintah di bidang energi. Sementara itu, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan pengembangan EBTKE memang perlu dipercepat. Makanya, pemerintah melakukan empat terobosan utama yakni kebijakan, finansial, teknologi, serta kapasitas. "Terkait terobosan finansial, kami bekerjasama dengan OJK untuk lebih mendongkrak peran lembaga jasa keuangan dalam menyediakan sumber pembiayaan bagi pengembangan EBTKE," kata Sudirman. Said menyebutkan, 23 persen dari EBT di tahun 2025 nanti membutuhkan investasi senilai Rp1.300 triliun sampai Rp1.600 triliun. Sementara dana APBN untuk sektor ini baru tersedia Rp 2 triliun untuk tiap tahunnya. Inilah sebabnya investasi sangat diperlukan. (Mahbub Junaidi)