Pimpinan Fraksi Lebih Tinggi Dari Ketua Komisi DPR

Jakarta, Obsessionnews - Setelah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Setya Novanto langsung tancap gas melakukan rotasi terhadap 23 anggotanya di DPR. Seperti Ridwan Hisjam yang dicopot dari pimpinan Komisi X DPR. Meski tidak menjabat lagi sebagai Wakil Ketua Komisi X, Ridwan kini menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar bidang Kesra, yang mengkoordinir anggota Partai Golkar yang ada di Komisi VIII, Komisi IX dan Komisi X. Ridwan merasa tidak keberatan dengan rotasi tersebut. Menurutnya, dengan jabatan barunya justru ia merasa dipromosikan jabatannya lebih tinggi. Sebab, ia bisa mengurusi semua anggota dari fraksi Golkar. "Kalau di Komisi X kekuasaannya kan hanya di Komisi X saja. Kalau ini kan semua DPR ya, semua kan larinya ke fraksi," kata Ridwan di DPR, Selasa (2/1/2016). Menurutnya, jabatan di komisi memang ditunjuk dari fraksi. Karena itu, fraksi punya peran strategis untuk mengatur anggota-anggota di DPR. "Kayak Aziz Syamsuddin awalnya kan jadi Ketua Komisi, sekarang jadi sekretaris fraksi. Karena memang jabatan itu dari fraksi, bukan dari komisi," tuturnya. Mantan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur ini mengatakan, saat ini posisinya masih tetap di Komisi X sebagai anggota. Ia menilai, rotasi yang dilakukan oleh fraksi Golkar wajar, karena itu menyangkut dinamika politik di parlemen. "Kalau kemarin kan saya cuman mempermasalahkan KM (Kahar Muzakir) yang memang pada saat saya masih menjadi pimpinan, tahu persis kinerja anggotanya," jelasnya. (Albar)





























