Awas! LGBT Tidak Sesuai di Indonesia

Jakarta, Obsessionnews - Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi masalah pendidikan dan kebudayaan Ridwan Hisjam, menolak dengan tegas jika ada wacana melegalkan keberadaan kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia. Ridwan juga yakin, penolakan itu akan diikuti oleh semua masyarakat Indonesia. Sebab, melegalkan keberadaan LGBT tidak sesuai dengan ciri khas masyarakat Indonesia yang religius. "Saya yakin bahwa, masyarakat Indonesia yang dikenal religius, itu akan menolak. Religius itu bukan berarti Islam, religius itu adalah orang yang menghayati, kepercayaan kepada ketuhanan," katanya di DPR, Selasa (2/1/2016) Bahkan kata Ridwan, masyarakat Indonesia sebelum kedatangan agama dari luar, sudah menganut sistem kepercayaan yang ber Ketuhanan. Artinya, nenek moyang bangsa Indonesia memiliki budi pekerti yang luhur. "Jadi agama yang ada, termasuk aliran kepercayaan, yang ada di bumi Nusantara. Sebelum ada agama, itu harus kita hargai juga mereka. Karena mereka juga mempunyai kepercayaan juga yang tidak bisa diganggu gugat, mereka pun juga akan menolak," tuturnya. Penolakan soal LGBT juga dinyatakan oleh cendekiawan muslim Indonesia, Quraish Shihab. Dirinya menegaskan akan menjadi orang yang paling depan menolak, apabila LGBT diberlakukan. "Kalau di Indonesia diberlakukan, saya paling depan yang mengatakan no," katanya. Penulis buku Tafsir Al Misbah ini berpendapat, pemberlakukan hukum harus disesuai dengan kondisi masyarakatnya. Ia menegaskan Indonesia punya tradisi hukum sendiri, dan ia yakin semua agama juga menolak LGBT. "Semua agama saya yakin tidak setuju," tegasnya. (Albar)





























