Yayuk Cium Sesuatu Dari Anggaran Sisa Satlak Prima 2015

Yayuk Cium Sesuatu Dari Anggaran Sisa Satlak Prima 2015
Jakarta, Obsessionnews - Anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Basuki, mempertanyakan sisa anggaran Satlak Prima pada 2015 sebanyak Rp 380 miliar. Yayuk berencana akan meminta pertanggungjawaban dan tersebut pada Rapat Kerja pada Rabu (3/2/2016). Selain itu juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan mengaudit dana tersebut, "ujar Yayuk pada wartawan di Jakarta, hari ini. Dana sosialisasi Asian Games 2018 sebesar Rp 102 miliar juga dipertanyakan. Sejak Desember 2015 ketika anggaran cair, pihaknya merasa curiga. Karena menurut dia gaungnya tak terasa. Sosialisasi di 6 kota diantaranya Jakarta, Bali dan Palembang tidak terasa menyebar. Padahal tiap event menghabiskan Rp 2,5-4 miliar. Acaranya dinilai tak layak, dirancang hanya untuk 4 hari, tak ada pejabat yang hadir, sehingga Yayuk menduga ini hanya sebagai cara untuk menghabiskan dana akhir tahun. Lebih efektif dengan mengadakan konferensi pers pada media massa, sehingga gaungnya lebih terasa di masyarakat, jelas Yayuk. Untuk menindaklanjuti dugaan ini, Yayuk mengusulkan dibentuk panitia kerja untuk memantau persiapan Asian Games 2018. Mantan petenis yang pernah masuk 50 besar Woman Tennis Association (WTA) ini tak ingin kasus seperti Hambalang terulang, karena jelang Asian Games banyak proyek yang akan dilaksanakan dan butuh biaya besar, misalnya renovasi Gelora Bung Karno dan pembangunan wisma atlet. Menurut Yayuk, sebaiknya sisa anggaran itu dikembalikan ke negara. (baron)