Seminggu Jelang Imlek, Pesanan Barongsai Melonjak

Seminggu Jelang Imlek, Pesanan Barongsai Melonjak
Semarang, Obsessionnews — Menjelang peringatan tahun baru Cina atau lmlek, yang jatuh pada hari Senin (8/1/2016) minggu depan, pesanan kerajinan tangan Barongsai dan Liong Naga melonjaktajam di Kota Semarang. Seperti terlihat di salah satu pengrajin kerajinan khas lmlek di Jalan Seteran Tengah, Gang I Nomor 11, Sutikno. Ditemui di bengkel kerjanya, Sutikno yang sedang asyik menggarap perbaikan Barongsai mengatakan, memasuki minggu~minggu lmlek, pesanan dari pelanggan naik hingga 10%. "Sekarang sampai 75 buah saya bikin di bulan Januari ini. Sebelumnya pesanan paling dibawah itu," ujarnya sambil menjahit salah satu kain Liong Naga. Menurutnya, pesanan terbanyak berasal dari kawasan Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Blitar. Sutikno sendiri menerima pesanan dari seantero Indonesia. Kebanyakan, para pelanggan meminta Barongsai jenis Kucing dan Bebek. [caption id="attachment_94746" align="alignleft" width="334"]Sutikno sedang asyik menjahit Barongsai Sutikno sedang asyik menjahit Barongsai[/caption] 'Di tempat saya itu ada dua jenis Barongsai yang digarap, Kucing dan Bebek. Sedangkan kalau Liong Naga itu ada dua, tradisional dan modern,” terang pria paruh baya itu seraya menghisap rokok di tangannya Perbedaan antara Liong Naga tradisional dan modern terletak pada kepala naga. Jika tradisional, maka mulut sang naga tidak dapat digerakkan. Berbeda dengan Liong Naga modern, dimana mulut naga dapat digerak-gerakan sehingga terkesan hidup. Sutikno menjual Barongsai seharga Rp 2 juta. Sementara Liong Naga dipatoknya Rp 5 juta. Untuk membuat satu buah Barongsai, dibutuhkan waktu setidaknya selama satu minggu. Dibantu dengan 4 pekerja, dia bisa menyelesaikan lebih dari 1 Barongsai jika pesanan sedang banyak "Kalau sekarang agak terkendala hujan. Jadi untuk bikin Barongsai itu butuh cuaca cerah dan panas. Supaya lemnya cepat merekat," tandasnya. (Yusuf IH)