Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 4)

Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 4)

Sosok Sederhana yang Sayang Ibu

Kesederhanaan seorang Johan Budi bukanlah hal baru bagi siapapun yang mengenalnya secara dekat. Mulai dari penampilan sampai keseharian, ia memang sederhana. Saat di KPK, misalnya, ia tak sungkan menjawab pertanyaan wartawan ketika ditanya soal penghasilannya. “Saya hanya punya penghasilan gaji di KPK, dapat THT (Tunjangan Hari Tua) lumayanlah. Ada cicilan yang belum lunas, rumah dan mobil belum,” aku Johan yang tidak punya penghasilan lain selain dari gaji  dari KPK yang terakhir ia terima sekitar Rp 50 juta. Saat disinggung soal cicilan rumah dan mobil ketika ia menyatakan resign dari KPK, Johan hanya tersenyum. “Rezeki itu pasti ada saja. Istri saya juga bekerja dan anak saya kuliah di universitas negeri. Selama ini gaji saya juga sudah lebih dari cukup,” jawabnya. Begitu juga dengan penampilannya sehari-hari. Terkadang kita bisa menyaksikan Johan tampil dengan baju batik yang sama. Baik ketika di kantor maupun saat diwawancarai televisi meski 10 tahun lebih di KPK dan sudah menduduki 5 jabatan hingga jabatan tertinggi sebagai Plt Pimpinan KPK. Tak heran kalau ibundanya kerap mengkritik penampilan Johan yang selalu tampil dengan batik yang itu itu terus. Sang ibu tahu karena selalu menyaksikan berita tentang anaknya di layar kaca. Lalu ketika pulang kampung ke Mojokerto, ibunya sudah menyiapkan baju batik baru untuk dipakainya. “Ibu bilang, iki le tak tukokno klambi batik. Soale tak delok nang tipi batikmu iku iku wae koyo gak ganti-ganti (ini nak, aku belikan baju batik. Soalnya aku lihat di televisi kok baju batikmu itu-itu saja seperti nggak pernah ganti),” kenang Johan kepada media. Harga baju itu memang tidak seberapa, tapi bagi Johan itu nilainya sangat besar karena mengingatkan akan pesan-pesan ibu saya untuk selalu hidup lurus, jujur, jangan lupa solat, “itu aja pesannya di manapun saya bekerja,” kisah Johan. Segala yang berkaitan dengan pemberian sang ibu, Johan memang sangat memperhatikannya. Misalnya tentang gelas kopi yang juga dibelikan ibunya, ia selalu menggunakannya di kantor untuk menyeruput kopi pahitnya. (Hassan Salampessy/Sahrud/Men’s Obsession)Baca Juga:Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 1)Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 2)Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 3)Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian Terakhir dari 5 Tulisan)