Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 2)

Pria kelahiran 29 Januari 1967 ini pun membeberkan tugasnya adalah menyampaikan kegiatan Presiden kepada masyarakat. “Salah satu tugas saya adalah mengkomunikasikan apa yang menjadi kegiatan presiden dan juga disinggung mengenai program pemerintah. Tentu yang berkaitan dengan masing-masing kementerian kabinet itu, mereka juga bisa menyiarkan apa yang telah mereka kerjakan,” kata peraih anugerah “Praktisi Terbaik dalam bidang hubungan masyarakat” dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Public Relation Network, ini. Alumnus Fakultas Teknik Universitas Indonesia ini mengaku mau menerima tugas tersebut karena ingin memberikan kontribusi nyata. “Saya sebetulnya diminta beberapa waktu yang lalu melalui KSP Pak Teten untuk membantu. Setelah saya bertemu dengan beliau, akhirnya saya putuskan untuk membantu, biar saya ada kontribusi yang nyata,” kata Johan. Ia melanjutkan, “Saya melihat apa yang selama ini menjadi pengalaman saya, profesional saya, bukan dari sisi politis. Apa yang menjadi pengalaman saya selama 12 tahun lebih menjadi wartawan dan 10 tahun di KPK di mana lebih banyak sebagai jubir. Menjelaskan apa yang menjadi program KPK kepada publik. Nah, mungkin menurut saya, pengalaman saya bisa berguna untuk pemerintahan sekarang atau untuk Pak Presiden. Dengan menjadi juru bicara di Istana, ia juga siap menjalani dengan baik sebagaimana menjadi juru bicara di KPK. Karena hal terpenting adalah menjelaskan kepada publik agar bisa dipahami dengan baik melalui media massa. “Sama saja mau hukum mau ekonomi tergantung bahan,” katanya seraya mengakui bahwa ia memiliki pengalaman yang baik terkait cara mengomunikasikan berbagai materi yang ingin disampaikan kepada publik tanpa mencampuradukkan dengan urusan politik. “Selalu itu dibenturkan bahwa nanti ada kepentingan kepentingan, saya di sini as a profesional. Punya pengalaman bagaimana mengomunikasikan itu. Saya bertugas itu saja tak mencampuri urusan urusan politik. Saya tentu tidak berpolitik dalam konteks sebagai jubir atau stafsus di bidang komunikasi,” tuturnya. Soal munculnya pro dan kontra, Johan menambahkan itu selalu saja akan ada di manapun berada. “Pro dan kontra selalu ada. Di dunia ini selalu ada. Kebijakan apa saja tak hanya pemerintah. Sekarang pertanyaannya pro rakyat atau tidak. Sekarang dilihat siapa yang bisa simpulkan itu,” demikian Johan Budi. (Hassan Salampessy/Sahrud/Men’s Obsession)Baca Juga:Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 1)Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 3)Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian 4)Johan Budi SP Orang Baik di Sisi Presiden (Bagian Terakhir dari 5 Tulisan)





























