Jajanan Berbahaya, Dinkes Bandung Kerahkan 1572 Relawan

Bandung, Obsessionnews - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung membentuk 1572 relawan untuk memantau jajanan anak yang tersebar di seluruh RW di Kota Bandung. Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kota Bandung, dr Susatyo Triwilopo MPH, Senin (1/2/2016), hal itu dilakukan menyusul dugaan merebaknya makanan dan jajanan yang berbahaya bagi anak. Menurut Susatyo, para relawan tersebut bersifat aktif memberikan laporan ke dinas kesehatan atas kecurigaan adanya makanan, minuman dan jajanan anak yang diduga menggunakan formalin, borax dan zat pewarna. Pelaporan tersebut, jelas dia, dapat menggunakan alat komunikasi berupa Handphone maupun radio panggil yang ada di tiap kecamatan. Terkait dengan masalah makanan ini, timpal Susatyo banyak instansi yang terlibat untuk mengawasi makanan termasuk BPOM, namun saat ini dengan adanya otonomi daerah, maka pemerintah daerah melalui instansi terkait, yaitu Dinkes bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan bagi keamanan konsumsi masyarakat. Susatyo menambahkan, pembentukan relawan didasari karena minimnya sumber daya manusia di Dinas Kesehatan Kota Bandung, sehingga harus melibatkan peran serta masyarakat yang dapat menjangkau tempat yang terkecil dan terpencil. Selain itu, menurutnya, sejumlah guru di sekolah-sekolah juga dilibatkan dalam pengawasan jajanan anak di sekolah bersama petugas Puskesmas, sehingga membantu upaya penyehatan makanan yang dikonsumsi. (Dudy Supriyadi)





























