Penganiayaan, Anggota DPR Fraksi PDIP Dilaporkan ke Polda

Penganiayaan, Anggota DPR Fraksi PDIP Dilaporkan ke Polda
Jakarta, Obsessionnews – Anggota DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu dilaporkan oleh Staf Ahli DPR Dita Aditia Ismawati ke Siaga Bareskrim Mabes Polri pada 30 Januari 2016. Dita melaporkan Masinton dengan perkara penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP. “Berdasarkan laporan polisi nomor : LP/106/1/2016/Bareskrim tanggal 30 Januari 2016, dugaan penganiayaan yang dilakukan terlapor Masinton Pasaribu Anggota komisi III DPR RI,” tulis data yang diterima Obsessionnews, Minggu (31/1/2016). Dalam surat laporan, Dita Aditia memberikan kesaksian terjadinya penganiayaan pada 21 Januari 2016 di Cikini-Cawang-Jakarta Pusat. Hingga saat ini, Obsessionnews berusaha menghubungi Masinton yang menjabat anggota DPR periode 2014-2019, namun belum mendapat jawaban. Sementara itu Koordinator BaraJP, Sihol Manulang, memaparkan kronologi peristiwa pemukulan yang dituduhkan ke Masinton: Tgl 21 Januari 2016 ketika saya semobil bersama Pak Masinton saat akan pulang ke rumah jabatan anggota DPR di Kalibata. Berkisar Jam 23-an malam saya ditelpon Dita Aditia (terdaftar sebagai Aspri Pak Masinton), Dita minta dijemput oleh saya ke Camden Bar di Jalan Cikini II Menteng, penjelasan Dita ke saya via telepon minta dijemput karena kondisinya mabuk berat.Kemudian didalam mobil saya sampaikan ke Pak Masinton bahwa saya mau jemput Dita karena sudah mabuk minuman beralkohol. Berhubung sudah malam Pak Masinton beserta sopirnya ikut mengantarkan saya ke jalan Cikini II.Saat kami tiba di depan Camden Bar Cikini, Pak Husni (sopir Pak Masinton) menjemput Dita ke dalam Camden Bar, kemudian Dita menuju mobil Pak Masinton dalam keadaan sempoyongan. Dita langsung duduk paling depan di samping kiri (sebelah stir/kemudi). Dita minta bantu ke sopir agar mobilnya diambilkan di lokasi parkiran kantor DPP Partai Nasdem di Menteng.Kemudian saya yg bawa mobil Pak Masinton. Dita duduk di depan, Pak Husni dan Pak Masinton duduk dibelakang. Mobil kami mengarah ke kantor DPP Partai Nasdem mengantarkan Pak Husni untuk mengambil mobil Dita di Parkiran Nasdem.Setelah ke luar dari parkiran kantor Nasdem, mobil berjalan beriringan, mobil Dita yg dikemudikan Pak Husni berjalan dibelakang mengikuti mobil Pak Masinton.Sepanjang perjalanan menuju Ke Cawang, Dita yang duduk di depan dalam kondisi mabuk berat sering berteriak histeris, tiba-tiba tertawa sambil membesarkan volume tape mobil.Disekitar jalan Matraman Dita muntah-muntah karena mabuk berat.Disaat mobil yang saya kemudikan melintasi jalan Otista (Otto Iskandardinata), sambil berteriak histeris Dita bergerak tiba-tiba menarik setir mobil yang saya kemudikan, mobil oleng ke kiri jalan (nyaris menabrak trotoar), dengan sigap dan refleks saya melakukan pengereman mendadak sambil menepis tangan Dita yang dalam posisi menarik setir/kemudi mobil. Tepisan tangan ...  (Popi Rahim)