Tidak Pro Rakyat, NasDem Tinggalkan Kepala Daerah yang Diusung

Tidak Pro Rakyat, NasDem Tinggalkan Kepala Daerah yang Diusung
Padang, Obsessionnews - Partai Nasional Demokrat (NasDem) akan meninggalkan kepala daerah yang diusung partai itu, apabila nanti tidak pro rakyat saat menjalankan tugas sebagai bupati atau walikota. Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Marhadi Efendi mengatakan, komitmen partai demikian, karena calon kepala daerah yang diusung sudah berkomitmen bersedia melaksanakan restorasi Partai NasDem, apabila terpilih menjadi kepala daerah. Komitmen masing-masing calon kepala daerah yang diusung partai NasDem ditandai dengan kesediaan mereka menandatangani surat pernyataan bersedia melaksanakan amanah partai "Kita tinggalkan dan kita biarkan, apabila mereka tidak pro rakyat. Pada pemilihan kepala daerah (pilkada) selanjutnya jangan dekat-dekat ke NasDem," kata Marhadi kepada obsessionnews.com, Sabtu (30/1). Menurut Marhadi, sikap partai demikian tidak akan memberikan pengaruh negatif bagi partai besutan Surya Paloh. Justru akan memberikan citra positif bagi partai. "Justru lebih bagus pengaruhnya terhadap partai, karena partai tidak mendukung lagi orang yang tidak mendukung restorasi, orang yang tidak mensejahterakan rakyat," kata Marhadi. Partai juga berani meninggalkan mereka, karena sudah memberikan kemudahan. Selain tidak mengenal mahar politik, SK pencalonan tidak harus dijemput ke DPP Partai NasDem, akan tetapi diserahkan di masing-masing daerah. "Calon yang kita usung tidak kita bebani. Kita bebani program, iya. Programnya apa, tentu program bagaimana masyarakat diberdayakan dan disejahterakan. Itu salah satu restorasi partai yang kita inginkan dilaksanakan calon kepala daerah yang diusung partai," ujar Marhadi. Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 lalu, enam dari 13 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada, calon yang diusung Partai NasDem menang. Enam daerah dimaksud, masing-masing Kabupaten Pasaman, Yusuf Lubis- Atos Pratama, Kabupaten Tanahdatar, Irdinansyah Tarmizi- Zuldafri, Kota Solok, Zul Elfian- Reinier, Kabupaten Pesisir Selatan, Hendra Joni-Rusmayul Anwar, Kabupaten Solok Selatan, Muzni Zakaria-Abdurrahman dan Sijunjung, Yuswir Arifin-Arrival Boy. (Musthafa Ritonga)