Sudah Saatnya Golkar Dipegang Kembali Keluarga Cendana

Jakarta, Obsessionnews – Soeharto salah satu pendiri Golkar. Presiden kedua RI ini selama puluhan tahun mengendalikan Golkar dengan menduduki posisi sangat strategis, yakni ketua dewan Pembina. Di bawah kepemimpinan Soeharto partai beringin ini berjaya di Orde Baru (Orba), sehingga Golkar identik dengan Orba. (Baca: Tommy Soeharto Siap 100% Pimpin Golkar) Di masa pemerintahan Orba Golkar sukses meraih enam kali pemilu, yakni Pemilu 1971, Pemilu 1977, Pemilu 1982, Pemilu 1987, Pemilu 1992, dan Pemilu 1997. Saat dipegang Soeharto Golkar solid. Hal ini karena Jenderal Besar ini memiliki pengaruh yang besar. Gerakan reformasi tahun 1998 memaksa Soeharto meninggalkan Istana Presiden. Seiring lengsernya Soeharto dari kursi kepresidenan, jabatannya sebagai ketua dewan Pembina Golkar juga dicopot pada tahun 1998. (Baca: Tommy Soeharto akan Perbesar Golkar) Setelah Soeharto tidak lagi memegang jabatan apapun di Golkar, sejumlah kader Golkar mendirikan partai-partai baru, yakni Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Pasca Pilpres 2014 kursi Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie atau Ical digoyang. Golkar terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu Ical dan kubu Agung Laksono. Untuk mengakhiri konflik tersebut Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar di Jakarta, 23-25 Januari 2016 memutuskan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih ketua umum yang baru pada tahun ini. (Baca: HMPI Bentuk Poros Golkar-Tommy Soeharto) Menjelang Munaslub Golkar, para aktivis Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) gencar menyuarakan agar Golkar kembali dipegang oleh keluarga Cendana. Keluarga Cendana adalah julukan populer bagi keluarga Soeharto yang tinggal di Jl. Cendana, Jakarta Pusat. HMPI mengklaim hanya keluarga Cendanalah yang mampu menyelamatkan Golkar dari kehancuran. (Baca: Pilih Tommy Soeharto Sebagai Ketum Untuk Selamatkan Golkar) HMPI merupakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang didirikan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, putra mantan Presiden Soeharto pada pertengahan 2015. Ormas ini memiliki puluhan ribu anggota yang tersebar di 34 provinsi. (Baca: Mulai 2016 Tommy Soeharto Sosialisasi Jadi Capres) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional (MPN) HMPI Tri Joko Susilo mengaku prihatin dengan kemelut di tubuh Golkar. Dia menilai prahara yang melanda Golkar karena pimpinannya tidak berwibawa. Tri menyambut positif akan digelarnya Munaslub sebagai solusi paling jitu untuk mengakhiri konflik di Golkar. HMPI menyodorkan nama Tommy Soeharto sebagai calon ketua umum Golkar. Dan HMPI optimis Tommy menang. “Sudah saatnya Golkar dipegang kembali oleh keluarga Cendana. Golkar membutuhkan figur pimpinan yang kharismatik dan disegani kawan dan lawan. Tommy Soehartolah yang paling pas memimpin Golkar. Saya berkeyakinan jika Golkar dipegang kembali oleh keluarga Cendana partai ini akan berjaya lagi seperti di era Orba,” kata Tri ketika dihubungi Obsessionnews.com Jumat (29/1).(Baca: Tommy Soeharto: Golkar Menang Rakyat Aman) Menurutnya, dari survei yang dilakukan HMPI di berbagai daerah beberapa waktu lalu, banyak warga yang merindukan keluarga Cendana memegang kembali tampuk kepemimpinan Golkar. Mereka menginginkan Tommy merebut jabatan ketua umum Golkar pada Munaslub yang kemungkinan akan diselenggarakan sebelum bulan puasa 2016. (arh)





























