Desainer Inggris akan Percantik Gedung Seni Bandung

Desainer Inggris akan Percantik Gedung Seni Bandung
Bandung, Obsessionnews - Gedung Kesenian Cikutra Kota Bandung akan menggunakan rancangan desain arsitektur kelas internasional asal Inggris, Zaha Hadid. Gedung milik Provinsi Jawa Barat(Jabar) tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 4 hektar. Dua hektar diantaranya akan digunakan untuk gedung kesenian, sedangkan dua hektar lainnya akan dibangun area komersil seperi mall dan hotel. Menurut Walikota Bandung Ridwan Kamil, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar tidak akan membayar arsiteknya. Desain Zaha Hadid akan dibayar oleh pihak investor. "Pemprov tidak membayar arsiteknya, mau mahal atau murah kita tidak akan ikutan. Tapi desain Zaha Hadid itu dibayar oleh pihak investor," ujarnya di Bandung Command Center seusai menerima Tim Arsitek Zaha Hadid, Jumat (29/1/2016). [caption id="attachment_94115" align="alignleft" width="333"]Designer Inggris - Gedung Seni Bandung- Ridwan Kamil duduk berdampingan dengan Deddy Mizwar.[/caption] Ridwan Kamil menegaskan, setelah desain itu dibayar oleh pihak investor maka akan dihibahkan hasil desain dari zaha Hadid itu ke Pemprov Jabar. "Hasil desain yang keren akan dihibahkan ke Pemprov. Investor ini akan dilelangkan karena ini proyek investasi," ungkapnya. Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jabar  Deddy Mizwar mengatakan, sangat tepat jika memilih Zaha Hadid untuk mengarsiteki Gedung Kesenian Cikutra. Menurutnya, gedung kesenian harus monumental dan bertahan sepanjang massa. "Ya tepatlah memilih Zaha Hadid. Sebuah gedung kesenian yang saya kira bukannya setahun dua tahun tapi harus monumental dan sepanjang masa," imbuhnya. Deddy Mizwar mengungkapkan desain bangunan tersebut bisa terinspirasi dan disesuaikan dengan ciri khas yang dimiliki Jabar. Designer Inggris - Gedung Seni Bandung - Ia menambahkan, bangunan Cikutra bisa memiliki unsur batik Mega Mendung khas Cirebon. Untuk pembiayaan desain, pihak Pemprov tidak menggunakan anggaran APBD. Pemprov Jabar akan menyerahkan kepada pihak ketiga atau investor dan hasil desain tersebut akan dihibahkan kepada Pemprov Jabar. . "Kalau untuk anggaran desain dan segala macam ini ada pihak ketiga yang akan jadi partner kita dalam membangun ini. Jadi tidak semuanya dari APBD," pungkasnya. (Dudy Supriyadi)