UIN Terjunkan Tim Trauma Healing Pulihkan Anak Eks Gafatar

UIN Terjunkan Tim Trauma Healing Pulihkan Anak Eks Gafatar

Semarang, Obsessionnews - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menerjunkan puluhan tim trauma healing untuk pemulihan mental anak mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Embarkasi Haji Donohudan Boyolali.

Wakil Rektor Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Walisongo, Imam Taufiq menerangkam, sebanyak 15 dosen dan 20 mahasiswa Tasawuf telah berangkat ke Donohudan sejak Senin (25/1/2016) lalu. Mereka diturunkan guna mengatasi tekanan psikologis anak eks Gafatar.

"Banyak anak-anak yang trauma setelah diusir dari Mempawah. Mirisnya lagi, mereka itu yang belum ganti baju sejak peristiwa pembakaran rumah Gafatar dan dipulangkan ke Semarang," ujar Imam, Rabu (27/1/2016).

Para psikiater itu bertugas selama lima hari dan membawa serta berbagai perlengkapan, mulai dari mainan anak-anak, badut, hingga pendongeng.

"Mereka kami minta mengecek semua identitas diri yang ada pada tiap anggota Gafatar lalu mengisi aspek psikologis yang kosong dengan nilai-nilai keagaman. Mudah-mudahan ini bisa mengembalikan mereka di tengah masyarakat lagi," ungkap Imam.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan para pengikut Gafatar banyak yang merasa tertipu dan tertekan karena saat tiba di Mempawah, kondisi alamnya sangat berbeda dengan daerah asal.

"Kami dapati mereka tertekan dan ditipu oleh orang-orang yang merekrutnya. Apalagi setelah dipulangkan ke Semarang banyak dari mereka yang pingsan. Ini yang membuat kita tergerak untuk memulihkan kejiwaan mereka," sambungnya. (Yusuf IH)