PL Siap Bangun Jaringan Serat Optik Indonesia Tengah

Bandung, Obsessionnews - Konsorsium Pandawa Lima (PL) yang dinakhodai oleh PT. Len Industri (persero) dengan komposisi saham 51% bersama empat perusahaan lainnya PT. Teknologi Riset Global Investama komposisi saham 31%, PT. Multi Kontrol Nusantara komposisi saham 5%, PT. Bina Nusantara Perkasa komposisi saham 5% dan PT. Sufia Technologies komposisi saham 5% telah dinyatakan sebagai calon pemenang tender Palapa Ring Paket Tengah seperti yang telah diumumkan oleh Kominfo pada hari Jumat tanggal 22 Januari 2016 lalu. Menurut Direktur Utama PT. Len Industri (Persero) Abraham Mose, didampingi Dirut PT teknologi Riset Global Investama Bobby Rasyidin dan Direktur Pemasaran PT Multi Kontrol Nusantara Handra Azwar di PT Len Industri, Jalan soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (27/1/2016). Proyek Palapa Ring Paket Tengah akan memenuhi kebutuhan telekomunikasi berbasis data dengan jaringan fiber optik yang tersebar untuk 17 kabupaten / kota terpencil di wilayah Indonesia Bagian Tengah. Mose menjelaskan Proyek Palapa Ring Paket Tengah akan memenuhi kebutuhan telekomunikasi berbasis data dengan jaringan fiber optik yang tersebar untuk 17 kabupaten/kota terpencil di wilayah indonesia bagian tengah.
Ia menuturkab paket tengah dibagi dalam 5 project/area antara lain: Area 1 meliputi 1 Kab. Mahakam Ulu dengan jaringan kabel optik darat sepanjang 136 KM dengan proteksi 4 hop transmisi radio microwave. Area 2 meliputi 3 Kabupaten /Kota antara lain Kab. Morowali (Bungku) Kab. Morowali Utara (Petasia) dan Kab. Lonawe Utara (Wanggudu) dengan jaringan kabel optik darat sepanjang kurang lebih 546 KM. Mose menambahkan area 3 meliputi 5 Kabupaten/Kota antara lain Kab. Muna (Raha), Kab. Konawe Kepulauan (Wawono Barat), Kab. Muna Barat (Sariwegadi), Kab. Buton Tengah (Lakudo), Kab. Buton Utara (Burangga) dengan jaringan kabel optik darat sepanjang kurang lebih 317 KM dan jaringan kabel optik laut kurang lebih 221 KM.
Selain itu, jelasnya area 4 meliputi 5 Kabupaten/Kota antara lain Kab. Kepulauan Sangihe (Tahuna), Kab. Kepulauan Talaud (Melongguane), Kab. Kepulauan Siau Tagulandang (Ondong Siau), Kab. Pulau Morotai (Morotai Selatan), Kab. Kepulauan Tidore (Tidore) dengan jaringan kabel optik laut sepanjang kurang lebih 977 KM. Ditambahkan Mose untuk area 5 meliputi 3 Kabupaten/Kota antara lain Kab. Kepulauan Banggai (Salakan), Kab. Banggai Laut (Banggai), Kab. Pulau Taliabu (Taliabu Barat) dengan jaringan kabel optik laut sepanjang kurang lebih 563 KM.
Setelah penetapan pemenang definitif diperkirakan senin 1 Februari 2016 direncanakan pembentukan Badan Usaha Pelaksana selama 1 bulan, penandatanganan kontrak, survey, design review meeting, implementasi selama 18 bulan (Pengaturan SDM, proses pengadaan barang, perijinan, persetujuan pigak tetkait, masa mobilisasi, masa commisioning dan lain-lain) serta commercial operation date dan mulai beroperasi sebagai operator hingga 15 tahun kedepan dengan service level agreement (SLA) pada 95% dan bandwidth 10 GE. "Pada proses implementasi akan memanfaatkan kemampuan para anggota konsorsium antara lain Len, MKN, Sufia dengan pengalaman relevan pada pembangunan sisi terrestrial dan microwave link," tegasnya. BNP untuk sisi kabel laut yang saat ini telah mempunyai 2 kapal untuk penggelaran dan pemeliharaan kabel laut. Sedangkan TRG investama, timpal Mose bersama Len juga berkontribusi sebagai investor. (Dudy Supriyadi)
Ia menuturkab paket tengah dibagi dalam 5 project/area antara lain: Area 1 meliputi 1 Kab. Mahakam Ulu dengan jaringan kabel optik darat sepanjang 136 KM dengan proteksi 4 hop transmisi radio microwave. Area 2 meliputi 3 Kabupaten /Kota antara lain Kab. Morowali (Bungku) Kab. Morowali Utara (Petasia) dan Kab. Lonawe Utara (Wanggudu) dengan jaringan kabel optik darat sepanjang kurang lebih 546 KM. Mose menambahkan area 3 meliputi 5 Kabupaten/Kota antara lain Kab. Muna (Raha), Kab. Konawe Kepulauan (Wawono Barat), Kab. Muna Barat (Sariwegadi), Kab. Buton Tengah (Lakudo), Kab. Buton Utara (Burangga) dengan jaringan kabel optik darat sepanjang kurang lebih 317 KM dan jaringan kabel optik laut kurang lebih 221 KM.
Selain itu, jelasnya area 4 meliputi 5 Kabupaten/Kota antara lain Kab. Kepulauan Sangihe (Tahuna), Kab. Kepulauan Talaud (Melongguane), Kab. Kepulauan Siau Tagulandang (Ondong Siau), Kab. Pulau Morotai (Morotai Selatan), Kab. Kepulauan Tidore (Tidore) dengan jaringan kabel optik laut sepanjang kurang lebih 977 KM. Ditambahkan Mose untuk area 5 meliputi 3 Kabupaten/Kota antara lain Kab. Kepulauan Banggai (Salakan), Kab. Banggai Laut (Banggai), Kab. Pulau Taliabu (Taliabu Barat) dengan jaringan kabel optik laut sepanjang kurang lebih 563 KM.
Setelah penetapan pemenang definitif diperkirakan senin 1 Februari 2016 direncanakan pembentukan Badan Usaha Pelaksana selama 1 bulan, penandatanganan kontrak, survey, design review meeting, implementasi selama 18 bulan (Pengaturan SDM, proses pengadaan barang, perijinan, persetujuan pigak tetkait, masa mobilisasi, masa commisioning dan lain-lain) serta commercial operation date dan mulai beroperasi sebagai operator hingga 15 tahun kedepan dengan service level agreement (SLA) pada 95% dan bandwidth 10 GE. "Pada proses implementasi akan memanfaatkan kemampuan para anggota konsorsium antara lain Len, MKN, Sufia dengan pengalaman relevan pada pembangunan sisi terrestrial dan microwave link," tegasnya. BNP untuk sisi kabel laut yang saat ini telah mempunyai 2 kapal untuk penggelaran dan pemeliharaan kabel laut. Sedangkan TRG investama, timpal Mose bersama Len juga berkontribusi sebagai investor. (Dudy Supriyadi)




























