Perusahaan Tambang Terkena Dampak Anjloknya Harga Minyak

Perusahaan Tambang Terkena Dampak Anjloknya Harga Minyak
Jakarta, Obsessionnews - Menuruti jatuhnya harga minyak mentah serta pelemahan ekonomi dunia, harga bahan tambang juga ikut anjlok. Dan, perusahaan tambang di Indonesia kena imbasnya. Beberapa perusahaan pun disebut-sebut tak mampu lagi menggelar ekspansi. Sejumlah badan usaha yang biasanya rutin ajukan pinjaman ke bank, kini tak berani melakukannya. Dari data yang disuguhkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total pinjaman yang diajukan perusahaan tambang kepada perbankan Indonesia hingga akhir November 2015, mencapai Rp 132,6 triliun. Di situ, terlihat penurunan pengajuan sebesar 7,5 persen ketimbang awal tahun 2015 yang menyentuh Rp 142,82 triliun. Masih menurut OJK, penurunan pinjaman tersebut sudah kelihatan sejak triwulan pertama tahun 2015. Asal tahu saja, saat ini harga jual komoditas tambah anjlok hingga harus rela berada di bawah ongkos produksinya. Makanya, sejumlah perusahaan memilih menghentikan aktifitas meski cuma sementara. Bahkan ada juga yang mengambil langkah memutus hubungan kerja para pekerjanya. Apa sebab? Perusahaan sudah tidak sanggup lagi membiayai ongkos produksi termasuk membayar gaji pekerja lantaran harga jual komoditas pertambangan sudah berada di bawah biaya produksi. (Mahbub Junaidi)