Bandung Melawan Virus Zika dengan 3M Plus

Bandung, Obsessionnews - Virus Zika berpotensi menyebar ke kota Bandung, namun warga harus waspada dan tidak panik atas merebaknya virus yang berasal dari Afrika dan Brazil tersebut. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Dr Ahyani Reksanagara, Rabu (27/1/2016). Ahyani menjelaskan potensi itu tetap ada karena vektor atau nyamuknya ada dan dapat menyebar ke tempat mana pun. Namun demikian potensi virus Zika dapat diperkecil apabila masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, bahkan dengan mempraktekan program 3 M plus, yaitu Menguras, Membersihkan dan Menutup sarang nyamuk serta memelihara ikan, menggunakan kelambu serta mengurangi gantungan baju di tempat tinggal.
Ahyani menambahkan gejala virus Zika sama saja dengan Demam Berdarah Denggue atau DBD berupa deman tinggi, mual, muntah dan terdapat bintik kemerahan. Pada stadium tertentu dapat mematikan penderita, karena saat ini vaksin untuk virus ini belum ada. Ahyani menuturkan, pengobatan lebih banyak bersifat suportif, istirahat cukup, banyak minum, jika demam minum obat penurun panas dan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi. Ditambahkan pula, para penderita yang rentan terserang virus Zika ini adalah mereka yang sedang hamil dan biasanya Virus Zika ini muncul saat musim hujan. (Dudy Supriyadi)
Ahyani menambahkan gejala virus Zika sama saja dengan Demam Berdarah Denggue atau DBD berupa deman tinggi, mual, muntah dan terdapat bintik kemerahan. Pada stadium tertentu dapat mematikan penderita, karena saat ini vaksin untuk virus ini belum ada. Ahyani menuturkan, pengobatan lebih banyak bersifat suportif, istirahat cukup, banyak minum, jika demam minum obat penurun panas dan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi. Ditambahkan pula, para penderita yang rentan terserang virus Zika ini adalah mereka yang sedang hamil dan biasanya Virus Zika ini muncul saat musim hujan. (Dudy Supriyadi) 




























