Siapa yang Harus Ganti Aset Gafatar Tertinggal?

Ketapang, Obsessionnews - Persoalan pemulangan anggota eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) menjadi polemik, terutama dari anggota Gafatar sendiri. Pasalnya, mereka mengkhawatirkan sejumlah aset yang tertinggal di Ketapang, Kalimantan Barat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, HM Mansyur mengatakan, permasalahan aset yang belum sempat dijual pemiliknya, pihaknya menjamin jika aset tersebut aman. Aset yang ditinggalkan memang menjadi kekhawatiran bagi eks anggota Gafatar. Pasalnya, jumlah aset yang ditinggalkan dan belum sempat dijual jumlahnya cukup besar. Salah satunya lahan pertanian yang mereka beli. "Untuk itu, Pemerintah daerah akan menjaga aset tersebut," tegas Mansyur, Selasa (26/1). Mansyur menambahkan, seperti apa kelanjutan aset milik eks Gafatar ini, apakah akan dijual atau dilakukan secara lelang, dirinya mengaku masih akan melakukan rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Ketapang. "Untuk hal yang berkaitan dengan aset, kami masih akan rapat dengan Forkopimda. Apakah diserahkan kepada kecamatan atau desa yang bersangkutan, itu masih akan dikoordinasikan," paparnya. (Saufie) [caption id="attachment_92798" align="aligncenter" width="640"]
Seorang anak menatap kosong karena terlalu lelah, dalam perjalanan selama 11 jam dari Pontianak menuju Semarang. Hampir sebagian besar, pengungsi didominasi anak-anak dan balita. (Yusuf IH/Obsessionnews)[/caption]
Seorang anak menatap kosong karena terlalu lelah, dalam perjalanan selama 11 jam dari Pontianak menuju Semarang. Hampir sebagian besar, pengungsi didominasi anak-anak dan balita. (Yusuf IH/Obsessionnews)[/caption] 




























