Kemenkop Gandeng Bank BUMN Latih & Seleksi Calon Penerima KUR

Surabaya, Obsessionnews - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM memperketat pemberian kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku KUKM. Selain mengikuti program pelatihan, calon penerima KUR juga diseleksi secara ketat untuk mendapat penilaian layak tidaknya diberikan bantuan permodalan. "Kalau dulu mereka habis pelatihan mereka akan kita berikan wirausaha pemula itu sudah cukup waktunya," ujar Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Prakoso Budi Susetyo di Surabaya, Jatim, Senin (25/1/2016). Meski dana bantuan sosial sudah ditiadakan, namun Kementerian Koperasi dan UKM tetap menggulirkan program kewirausahaan bertajuk Wirausaha Pemula di tahun 2016 ini. Caranya, dengan menggandeng tiga bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Itu sinergi yang baik, selain itu kita lakukan kerja sama dengan perbankan masalah kur, masalah haki kita semua jadi SDM 2016 ini kita akan kerja sama dengan seluruh deputi dn stakeholder lain untuk mempercepat pelayanan ini," kata Prakoso. Sebelumnya, Prakoso menjelaskan bahwa program sejenis yang ada di Bank Mandiri yaitu Wirausaha Muda Mandiri tetap berjalan seperti biasa. Untuk BRI dan BNI, akan menerapkan program sejenis dengan pola yang berbeda. Bila di Bank Mandiri yang akan diseleksi adalah wirausaha yang sudah masuk ke level mikro dan kecil, sedangkan nantinya di BRI dan BNI lebih menyorot kepada calon wirausaha pemula (WP) yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. “Pemenang dari program WP tersebut akan mendapat bantuan permodalan dari Kemenkop dan UKM berupa dana KUR sebesar di bawah Rp25 juta tanpa agunan,” jelas Prakoso. Setelah mendapat KUR, lanjut Prakoso, para WP itu akan mendapat pendampingan dan binaan dari bank yang memberikan KUR. Mereka akan kita bina hingga mampu mencapai level mikro dan kecil. Dan bila sudah naik level, untuk pengembangan usahanya, WP tersebut akan mendapat tambahan KUR hingga ratusan juta bahkan miliaran, dan tetap tanpa agunan. "Untuk sampai level itu, kita akan melakukan seleksi dan pembinaan secara ketat," tukas Prakoso. Selain itu, kata Prakoso, WP juga akan diberikan pelatihan dan pendidikan perkoperasian. Tujuan dari itu semua adalah menumbuhkembangkan UMKM dan koperasi di seluruh Indonesia. (Has)





























