Angin Kencang, Sekolah Rusak Ditimpa Pohon

Angin Kencang, Sekolah Rusak Ditimpa Pohon
Padang, Obsessionnews - Angin kencang yang melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sejak Minggu (24/1) malam, selain merusak rumah warga, sarana pendidikan rusak. Disamping itu, mengganggu arus lalu lintas. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Pagar Negara mengatakan, sarana pendidikan yang rusak terdapat di Kabupaten Agam. Di daerah itu sekolah yang rusak dua sekolah masing-masing di SD 02 Bayur Maninjau, lalu di SD 54 Garagahan Lubuk Basung. "Sekolah itu rusak karena tertimpa pohon akibat angin kencang," kata Pagar Negara kepada obsessionnews.com saat dihubungi Senin (25/1) sekitar pukul 10:38 WIB. Selain sarana pendidikan, berdasar laporan BPBD, akses jalan di Pariaman terganggu akibat pohon tumbang saat angin kencang terjadi. "Kalau di Pariaman pohon menutup ruas jalan, sedangkan terbanyak di Padang mencapai 15 musibah pohon tumbang,” sebut Pagar Negara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun sejumlah fasilitas bangunan mengalami kerusakan. Dampak yang dirasakan masyarakat yakni terputusnya aliran listrik karena banyak pohon tumbang yang menimpa jaringan kabel listrik. Pagar Negara meminta kepada petugas kebencaan di daerah berkoordinasi dengan dinas kebersihan dan pertamanan di daerah masing-masing untuk memangkas pohon-pohon yang sudah berumur tua atau rentan roboh. “Berdasar perkiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), angin kencang ini berpotensi terjadi hingga 3 sampai 5 hari ke depan. Untuk itu, kita harus waspada,” kata Pagar. Angin kencang yang terjadi, terpaksa, Ayu salah seorang warga Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang mengungsi ke rumah tetangga, karena rumahnya rusak akibat angin kencang. Ayu terpaksa mengungsi untuk menghindari kejadian yang sama, setelah atap rumahnya yang terbuat dari seng, terbang terbawa angin. “Atap rumah hilang, terpaksa menumpang sementara di rumah tetangga. Tunggu angin reda baru diperbaiki lagi,” kata Ayu. (Musthafa Ritonga)