351 Pengungsi Gafatar Berangkat ke Donohudan

Semarang, Obsessionnews - Sebanyak 351 pengungsi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) kini telah berangkat menuju Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali. Keberangkatan mereka, dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Komandan TNI Angkatan Laut Semarang, Kolonel Elka Setiyawan. Para eks Gafatar tersebut berangkat menggunakan 10 bus dan 3 truk dengan pengawalan ketat petugas Kepolisian. Terdapat 2 orang aparat TNI dan 2 petugas Pemerintah Provinsi Jateng ikut di dalam rombongan bus. [caption id="attachment_92876" align="aligncenter" width="640"]
Seorang ibu menggendong anaknya dan berjalan keluar area cek kesehatan dengan dibantu anggota TNI, membawakan bawaanya.[/caption] Sebelumnya, mereka diserah-terimakan Danlanal Semarang kepada Gubernur Jateng, guna penanganan lebih lanjut. "Ya ini kita lepas. Dengan dibantu oleh Kepolisian dan Pemda," ujar Kolonel Elka Setiyawan. Satu bus diisi rata-rata 30 orang, dari beberapa keluarga. Mereka diberi pemeriksaan kesehatan, dan pendataan sebelum diberangkatkan ke Donohudan. Rencananya, di sana mereka akan dibina oleh ulama sekaligus didata ulang. Pihak keluarga pun bisa menjemput mereka di asrama haji, setelah mengisi proses administrasi terkait keabsahan keluarga. (Yusuf IH) [caption id="attachment_92878" align="aligncenter" width="640"]
Seorang ibu menggendong anaknya dan berjalan keluar area cek kesehatan dengan dibantu anggota TNI, membawakan bawaannya.[/caption]
Seorang ibu menggendong anaknya dan berjalan keluar area cek kesehatan dengan dibantu anggota TNI, membawakan bawaanya.[/caption] Sebelumnya, mereka diserah-terimakan Danlanal Semarang kepada Gubernur Jateng, guna penanganan lebih lanjut. "Ya ini kita lepas. Dengan dibantu oleh Kepolisian dan Pemda," ujar Kolonel Elka Setiyawan. Satu bus diisi rata-rata 30 orang, dari beberapa keluarga. Mereka diberi pemeriksaan kesehatan, dan pendataan sebelum diberangkatkan ke Donohudan. Rencananya, di sana mereka akan dibina oleh ulama sekaligus didata ulang. Pihak keluarga pun bisa menjemput mereka di asrama haji, setelah mengisi proses administrasi terkait keabsahan keluarga. (Yusuf IH) [caption id="attachment_92878" align="aligncenter" width="640"]
Seorang ibu menggendong anaknya dan berjalan keluar area cek kesehatan dengan dibantu anggota TNI, membawakan bawaannya.[/caption] 




























