Warga Bandung Keluhkan Mahalnya Harga Daging Sapi

Bandung, Obsessionnews - Sejumlah ibu rumah tangga di Bandung mengeluhkan harga daging sapi yang masih mahal Rp130 ribu/kg. Kinkin (39), ibu rumah tangga di kawasan Cibiru Bandung, Minggu (24/1/2016), mengeluhkan harga daging sapi yang biasa dibeli dengan harga Rp100 ribu/kg, namun kini meroket sampai Rp130 ribu/kg. "Tadinya saya mau nyayur sop buat anak yang sakit dan mau beli 1/4 kg eh ternyata daging sapinya mahal jadi diurungkan, " ucapnya Akhirnya Ibu rumah tangga ini hanya membeli tahu dengan harga Rp4 ribu untuk 7 buah tahu ukuran sedang. Keluhan yang sama juga disampaikan Mas Sastro, pedagang bakso di kawasaan Bandung Timur yang mengaku selama tahun 2016 ini baru 4 kali dagangannya habis. "Dagangan sepi walaupun hanya 3 kg daging sapi yang sudah diolah menjadi bakso ukuran kecil, sedang dan dan besar serta mie telor hanya beberapa bungkus," ucapnya. Apalagi, timpalnya, dengan harga daging sapi yang terus mengalami kenaikan, tidak mungkin harga jualnya dinaikan "wong harga 10 ribu semangkok aja sepi". Harga daging sapi terus mengalami kenaikan, seperti paha Rp. 130 ribu/kg sebelumnya Rp. 110 ribu/kg, has Rp. 140 ribu/kg sebelumnya Rp. 120 ribu/kg, Iga Rp. 80 ribu/kg sebelumnya Rp. 70 ribu/kg dan Buntut Rp. 100 ribu/kg ebelumnya Rp. 90-95 ribu/kg. Selain itu, harga sembako juga ikut naik seperti beras terendah Rp. 10 ribu/kg, cabe merah Rp. 18 ribu/kg, cabe merah kriting Rp. 16 ribu/kg, cabe rawit Rp. 35 ribu/kg, tomat Rp. 7 ribu/kg, bawang merah Rp. 18 ribu/kg, gula pasir Rp. 12 ribu/kg, minyak goreng curah Rp. 11 ribu/ltr, daging ayam Rp. 39-40 ribu/kg dan telor ayam Rp. 24 ribu/ kg. Mereka berharap harga daging sapi kembali normal dan dapat terbeli oleh masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga pemerinta ridak membiarkan beban tersebut hanya dirasakan masyarakat kecil. (Dudy Supriyadi)





























