NU Jatim akan Dampingi Eks Gafatar

NU Jatim akan Dampingi Eks Gafatar
Surabaya, Obsessionnews - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya diminta bisa menerima mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Sebab, mereka telah menjadi korban manipulasi ideologi agama yang salah. "Saya minta PCNU menerima pengikut Gafatar yang telah menyatakan taubat dan kembali ke jalan yang benar," kata Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Mutawakkil Alallah pada acara pelantikan PCNU Surabaya periode 2015-2020 di Gedung Dyandra Gramedi Expo, Surabaya, Jumat (22/01/2016). Menurutnya, masyarakat yang gabung Gafatar menjadi korban manipulasi ideologi Islam yang sempit dengan berkedok kepentingan agama. Sehingga, akan mudah bagi warga yang tidak kuat iman bergabung Gafatar. "Banyak yang tak menginginkan Indonesia kokoh dan makmur. Mungkin karena Indonesia dianggap tak sesuai dengan keinginan asing. Tapi, kita tidak boleh lengah dengan tantangan-tantangan itu. Terorisme bisa dilawan dengan deradikalisasi," paparnya. Kiai Mutawakkil juga berharap PCNU Surabaya bisa menjadi uswatul hasanah bagi PC-PC yang lain. Untuk itu, tak ada pilihan lain mengingat tantangan besar, maka PCNU harus ditata dan dikelola sesuai visi NU yang didirikan di kota ini 90 tahun yang lalu. "PCNU Surabaya harus memahami karakter seluruh zona dan sudut Surabaya. Sebab, Mukatamar NU ke-33 di jombang, menetapkan agar jamiyah NU memiliki perananan dan penggerak peradaban, bukan hanya Inonesia tapi juga global," tandasnya. Misi Muktamar NU, lanjutnya, harus didukung oleh semua perangkat NU, mulai dari PCNU, MWC hingga ranting. Karena itu, dia berharap PCNU segera menata rapi struktur oragnisasinya. "Dekatkan dan rekatkan komunikasi dengan PWNU," tutur Kiai Mutawakil. (Rudianto)