Go-Jek Rambah Dunia Hiburan

Jakarta, Obsessionnews - PT GO-JEK Indonesia (GO-JEK) kini mengembangkan sayapnya di dunia hiburan dengan menggelar kompetisi pembuatan film ‘Go-Video Competition 2016’. CEO Go-Jek Nadiem Kariem mengatakan ini merupakan salah satu cara agar hiburan tidak dikuasai raksasa seperti stasiun televisi saja, tetapi dapat diciptakan juga melalui kreatif berkualitas dari anak muda. “Banyak karya yang diciptakan oleh anak bangsa, mulai dari bisnis, acara, charity, hingga hal sederhana seperti sebuah konten seru. Kami menyadari betapa besar potensi kreatifitas melalui medium video independen di Indonesia,” ujar Nadiem Makarim. Nadiem menilai, saat ini merupakan eranya generasi kreatif anak muda yang penuh ide dan berani dalam berekspresi. “GO-JEK menggelar GO-VIDEO Competition 2016 untuk mendukung generasi kreatif mewujudkan ide, menyampaikan pesan dan membagikan aspirasi mereka kepada publik dalam bentuk konten video,” tambahnya. [caption id="attachment_92209" align="aligncenter" width="640"]
Nadiem Makarim[/caption] Seluruh video yang didaftarkan ke GO-VIDEO Competition 2016 akan dikurasi dan mendapatkan penilaian dari keenam jajaran juri, yakni produser & screen writer Joko Anwar, pro-duser Robin Moran, sutradara & produser Mira Lesmana, creative director Keenan Pearce, fotographer/ graphic designer Er-nanda Putra,Nadiem Makarim. Kompetisi ini bertemakan ‘Indonesia Pilih GO-JEK’, dimana video yang dikompetisikan diharuskan memiliki durasi minimal 2 menit. Go-Video Competition 2016 dapat diikuti siapa saja tanpa mengenal batasan umur maupun wilayah domisili, dan dibuka untuk WNI yang memiliki kartu identitas resmi KTP. (Popi Rahim)
Nadiem Makarim[/caption] Seluruh video yang didaftarkan ke GO-VIDEO Competition 2016 akan dikurasi dan mendapatkan penilaian dari keenam jajaran juri, yakni produser & screen writer Joko Anwar, pro-duser Robin Moran, sutradara & produser Mira Lesmana, creative director Keenan Pearce, fotographer/ graphic designer Er-nanda Putra,Nadiem Makarim. Kompetisi ini bertemakan ‘Indonesia Pilih GO-JEK’, dimana video yang dikompetisikan diharuskan memiliki durasi minimal 2 menit. Go-Video Competition 2016 dapat diikuti siapa saja tanpa mengenal batasan umur maupun wilayah domisili, dan dibuka untuk WNI yang memiliki kartu identitas resmi KTP. (Popi Rahim)




























