Siapa Sosok Lola Flores Hiasi Google Doodle

Jakarta, Obsessionnews – Sosok Lola Flores menghiasi layar Google Doodle, Kamis (21/1/2015). Penyanyi dan penari melegenda asal Andalusia, Spanyol, ini tentu mempunyai keunikan tersendiri di mata Google. Lola Flores yang bernama lengkap María Dolores ‘Lola’ Flores Ruiz lahir 21 Januari 1923. Lola Flores telah diakui di seluruh Spanyol dan internasional sebagai ikon budaya tarian Gypsy Spanyol, padahal ia bukanlah dari bangsa gipsy. Sehingga ia dikenal menjadi penari terkenal dan penyanyi dari cerita rakyat Andalusia pada usia yang sangat muda, seperti bermain flamenco, copla, dan chotis, serta muncul dalam film-film dari tahun 1939 ke 1987. Dia mengalami sukses terbesarnya tampil dengan lawan mainnya penyanyi Manolo Caracol dalam cerita rakyat hingga tahun 1951.
Pada 1958 ia menikah dengan Salahel Pescaílla, seorang gitaris dari Cataluña, Spanyol. Dia memiliki tiga anak Sucku (dancer Lolita Flores), musisi rock, penyanyi dan aktor Antonio Flores, penyanyi dan aktris Rosario Flores. Ia meninggal karena kanker payudara pada 1995 dalam usia 72, dan dimakamkan di Cementerio de la Almudena di Madrid. Tak lama setelah kematiannya, anaknya Antonio Flores yang ketika itu berusia 33 tahun putus asa, hingga bunuh diri dengan overdosis meminum obat tidur dan dimakamkan di sampingnya. Pada 2007 lahirlah biografi Lola, ‘la película’ dan difilmkan, isinya menggambarkan kehidupan awal, mulai tahun 1931 sampai 1958. (Popi Rahim)
Pada 1958 ia menikah dengan Salahel Pescaílla, seorang gitaris dari Cataluña, Spanyol. Dia memiliki tiga anak Sucku (dancer Lolita Flores), musisi rock, penyanyi dan aktor Antonio Flores, penyanyi dan aktris Rosario Flores. Ia meninggal karena kanker payudara pada 1995 dalam usia 72, dan dimakamkan di Cementerio de la Almudena di Madrid. Tak lama setelah kematiannya, anaknya Antonio Flores yang ketika itu berusia 33 tahun putus asa, hingga bunuh diri dengan overdosis meminum obat tidur dan dimakamkan di sampingnya. Pada 2007 lahirlah biografi Lola, ‘la película’ dan difilmkan, isinya menggambarkan kehidupan awal, mulai tahun 1931 sampai 1958. (Popi Rahim)




























