Ribuan Eks Gafatar Diwawancara Dulu Sebelum Masuk Semarang

Semarang, Obsessionnews - Ribuan eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dipulangkan ke Jawa Tengah pekan depan, bakal melewati proses screening dan wawancara terlebih dahulu dari aparat terkait. Wawancara dimaksud untuk menggali informasi para mantan Gafatar terhadap kegiatan mereka selama disana, baik dari segi spiritual maupun ideologinya. "Kondisinya bagaimana kita periksa kesehatannya juga," terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jateng disela rapat pengamanan pemulangan eks Gafatar di kantor Gubernur Jateng, Kamis (21/1/2016). Selain itu, proses wawancara juga ditujukan guna mengetahui identitas tiap mantan Gafatar. Seperti diketahui, sebanyak 1.500 eks organisasi sesat itu meninggalkan kampung halaman hingga ke pulau Kalimantan. Disana, mereka mendapat penolakan sehingga harus terusir dan kembali ke daerah masing-masing. Terkait tahapan teknis pemulangan, para terusir tersebut langsung diwawancarai usai turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mereka kemudian dibawa ke rumah penampungan di Donohudan. "Kalau ada sodara yang ingin menjemput, antara pihak penjemput sama yang dijemput berkenan, monggo silahkan dibawa," jelas dia. Meski begitu, pihak penjemput juga harus discreening terlebih dulu baru boleh menjemput. Hal itu semata-mata sebagai tambahan informasi eks Gafatar dan faktor keamanan. Lebih lanjut, pihaknya berharap teknis pemulangan 1.500 orang itu dilakukan bertahap. Sehingga, seluruh proses pendamping dapat berjalan efektif dan lancar. "Kalau disusun tahapan di kapal itu datangnya gantian itu kan jadi tidak besar. Yang besar itu kalau semua brek 1500. Jadi kecil kalau 250 dulu dari gilimanuk itu kan tidak terlalu ribet," tandasnya. (Yusuf IH)





























