Perancis Peringatkan Keruntuhan Eropa Lebih Cepat

Perancis Peringatkan Keruntuhan Eropa Lebih Cepat
Davos - Perdana Menteri Perancis Manuel Valls memperingatkan bahwa Uni Eropa menghadapi beberapa ancaman yang berpotensi menyebabkan blok itu runtuh dalam beberapa bulan mendatang. Berbicara di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Kamis, Valls mengatakan ia menghadiri pertemuan itu untuk membicarakan "semua ancaman " yang menghadapi blok tersebut. Ancaman-ancaman itu "dapat menyebabkan keruntuhan proyek Eropa, dan tidak dalam beberapa tahun atau dekade, namun dalam beberapa bulan ke depan," katanya. Valls menyebutkan masuknya pengungsi baru-baru ini ke negara Uni Eropa sebagai salah satu bahaya yang dapat kehancuran blok Uni Eropa. Eropa telah menghadapi gelombang pengungsi dan imigran yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para pengungsi itu adalah orang-orang yang yang melarikan diri dari perang dan kekerasan di Afrika dan Timur Tengah, khususnya Suriah. Lebih dari satu juta pengungsi masuk ke Eropa pada tahun 2015, menurut badan pengungsi PBB, UNHCR. Valls menyebutkan terorisme dan potensi keluarnya Inggris dari blok ini sebagai bahaya lain yang mengancam Uni Eropa. Namun, ia menambahkan bahwa kesepakatan yang bisa mempertahankan Inggris tetap berada Uni Eropa tidak harus ditandatangani dengan harga apapun. "Perlu ada kesepakatan, tapi tidak dengan harga apapun," kata PM Prancis. Sebuah referendum tentang keanggotaan Inggris dari Uni Eropa akan diselenggarakan pada akhir 2017. (irib.ir)