Ribuan Pedagang Pasar Johar Mulai Direlokasi

Ribuan Pedagang Pasar Johar Mulai Direlokasi
Semarang, Obsessionnews - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meresmikan relokasi pedagang dan Pedagang Kaki Lima korban kebakaran Pasar Johar ke Pasar Sementara yang terletak di halaman samping Masjid Agung Jateng  Rabu (20/1/2016). Peresmian ini sekaligus tanda bahwa para pedagang sudah bisa mulai menggunakan pasar tersebut. Pemindahan ribuan pedagang ditargetkan selesai pada pertengahan bulan Februari. Pasalnya, jumlah pedagang yang terkena musibah kebakaran cukup banyak, sehingga membutuhkan waktu selama satu bulan. "Ya hari ini relokasi pedagang. Kita harapkan semua padagang dan PKL bisa sesegera mungkin pindah dan menempati pasar sementara," kata Ganjar di lokasi relokasi. Politisi PDI-P itu menyatakan akan terus memantau dan membantu sistem transportasi menuju Pasar Sementara. Pihaknya pun menghimbau, agar para pedagang tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa. "Untuk Detail Engineering Design (DED)nya kita akan mulai menyusunnya. Sekitar Rp 600 miliar dan harapanya tahun ini selesai," jelasnya. [caption id="attachment_91658" align="aligncenter" width="640"]pasar johar - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri).[/caption] Sementara itu, Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko mengaku setidaknya sebanyak 3.760 pedagang terkena musibah dan akan direlokasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 3 ribu pedagang telah teregristasi sehingga dapat menempati Pasar Sementara. "Yang berhak pindah di pasar sementara ini pedagang dan PKL yang terkena musibah kebakaran saja. Bagi yang belum registrasi, secepatnya untuk mendaftar ulang. Kita akan tunggu sampai selesai," jelasnya. Terkait DED, Dinas Pasar Kota Semarang telah mempersiapkan penyusunan secara komprehensif, seperti infrastruktur, pedagang, lalu lintas, keamanan dan ketertiban serta drainase. "Kita tetap mengedepankan dan mempertahankan unsur cagar budayanya. Pelaksanaanya tahun 2017 karena DED selesai tahun 2016 ini," ucapnya. (Yusuf IH)