Final Piala Sudirman, Panglima TNI Ikutkan SLANK

Jakarta, Obsessionnews - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menggelar Jumpa Pers terkait Final Piala Jenderal Sudirman Cup di hadapan wartawan media cetak dan elektronik yang diselenggarakan oleh Mahaka di Century Park Hotel Jakarta, Rabu (20/1/2016). Panglima TNI mengikutkan group band SLANK. Mengawali keterangan persnya, Panglima TNI menyampaikan rasa bangga, dan bersyukur bahwa rangkaian kegiatan Indonesian Championship Jenderal Sudirman Cup, mendekati penutupan. Kejuaraan yang diikuti oleh 12 Tim hingga saat ini berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. “Final nanti akan mempertemukan Semen Padang vs Mitra Kukar yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 24 Januari 2016 di Gelora Bung Karno Jakarta,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan beberapa hal. “Pertama, Saya berharap kaum muda yang diwakili oleh Abdee Slank dan beberapa teman-teman menanyakan kepada saya. “Panglima, benar Jenderal Sudirman itu Pahlawan Nasional? Saya katakan benar! dan milik bangsa Indonesia. Kedua, pada saat Jenderal Sudirman meninggal masih muda? Dan saya katakan lagi, benar!” tandas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
“Ketiga, yang berinisiatif memerdekakan dan menyatukan bangsa ini adalah kaum muda? Saya jawab benar. Karena dengan Sumpah Pemuda ini, perlawanan dari pahlawan-pahlawan kita seperti Cut Nyak Dien dan Sisingamangaradja sampai Kapten Patimura belum dikatakan berhasil. Tapi pemuda melalui Sumpah Pemuda mampu melahirkan energi sosial, merdeka atau mati, dan kaum mudalah memotori semua dan menyatukan bangsa ini. Itu jawaban dari saya,” tambahnya. “Lama-lama saya mengembalikan pertanyaan pemuda ini, maksud kalian apa?. Pak. Kami ingin mengembalikan energi sosial ini dalam bentuk menggelorakan Sumpah Pemuda, agar pemuda-pemuda di negara ini membangun dan bekerja bersama, tidak saling memaki, tidak saling menjelekkan pemerintahnya dan bersama membangun bangsa,” tutur Panglima TNI. “Terus maksud mu? Berikan kesempatan kepada kami karena pada tanggal 24 Januari itu bukan hanya Final, tetapi tanggal 24 Januari itu adalah 100 tahunnya Jenderal Sudirman. Beliau dilahirkan di Purbalingga 24 Januari 1916. Serahkan kepada kami, kalau Panglima percaya untuk melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari 100 harinya Jenderal Sudirman, Final dan rangkaian seremonial lainnya,” ujar mantan Kasad ini.
Mendapat permintaan seperti itu, Panglima TNI langsung mengadakan rapat staf. “Dalam rapat tersebut dihasilkan dengan berat hati tetapi saya bangga, terharu karena pemuda Indonesia ini sangat luar biasa. Mulai saat ini seluruh rangkaian kegiatan Sudirman Cup, partai final dan penyerahan piala serta kegiatan tambahan lainnya, saya serahkan kepada Abdee Slank dan kawan-kawan dengan dibantu oleh pemuda-pemuda lainnya, mulai sekarang saya serahkan kepada beliau. Terima kasih,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Menjawab pertanyaan wartawan tentang pengamanan pertandingan. Panglima TNI mengatakan bahwa Polri akan mengerahkan semaksimal mungkin, kemudian yang kedua karena wakil ketua sebenarnya adalah Asisten Operasi Kapolri jadi tidak ada masalah. “Dan kemudian ini saya jelaskan kami akan menampung suporter-suporter yang ada untuk diberi tempat untuk menonton. TNI sendiri akan meramaikan sebagai penonton dan pengamanan,” papar Panglima TNI. (Red)
“Ketiga, yang berinisiatif memerdekakan dan menyatukan bangsa ini adalah kaum muda? Saya jawab benar. Karena dengan Sumpah Pemuda ini, perlawanan dari pahlawan-pahlawan kita seperti Cut Nyak Dien dan Sisingamangaradja sampai Kapten Patimura belum dikatakan berhasil. Tapi pemuda melalui Sumpah Pemuda mampu melahirkan energi sosial, merdeka atau mati, dan kaum mudalah memotori semua dan menyatukan bangsa ini. Itu jawaban dari saya,” tambahnya. “Lama-lama saya mengembalikan pertanyaan pemuda ini, maksud kalian apa?. Pak. Kami ingin mengembalikan energi sosial ini dalam bentuk menggelorakan Sumpah Pemuda, agar pemuda-pemuda di negara ini membangun dan bekerja bersama, tidak saling memaki, tidak saling menjelekkan pemerintahnya dan bersama membangun bangsa,” tutur Panglima TNI. “Terus maksud mu? Berikan kesempatan kepada kami karena pada tanggal 24 Januari itu bukan hanya Final, tetapi tanggal 24 Januari itu adalah 100 tahunnya Jenderal Sudirman. Beliau dilahirkan di Purbalingga 24 Januari 1916. Serahkan kepada kami, kalau Panglima percaya untuk melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari 100 harinya Jenderal Sudirman, Final dan rangkaian seremonial lainnya,” ujar mantan Kasad ini.
Mendapat permintaan seperti itu, Panglima TNI langsung mengadakan rapat staf. “Dalam rapat tersebut dihasilkan dengan berat hati tetapi saya bangga, terharu karena pemuda Indonesia ini sangat luar biasa. Mulai saat ini seluruh rangkaian kegiatan Sudirman Cup, partai final dan penyerahan piala serta kegiatan tambahan lainnya, saya serahkan kepada Abdee Slank dan kawan-kawan dengan dibantu oleh pemuda-pemuda lainnya, mulai sekarang saya serahkan kepada beliau. Terima kasih,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Menjawab pertanyaan wartawan tentang pengamanan pertandingan. Panglima TNI mengatakan bahwa Polri akan mengerahkan semaksimal mungkin, kemudian yang kedua karena wakil ketua sebenarnya adalah Asisten Operasi Kapolri jadi tidak ada masalah. “Dan kemudian ini saya jelaskan kami akan menampung suporter-suporter yang ada untuk diberi tempat untuk menonton. TNI sendiri akan meramaikan sebagai penonton dan pengamanan,” papar Panglima TNI. (Red) 




























