Cak Imin Setuju Penangkapan Terduga Teroris

Semarang, Obsessionnews - Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar mengaku sudah mengingatkan Presiden Joko Widodo secara langsung terkait penanganan terorisme, beberapa hari sebelum ledakan bom oleh para teroris di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. "Ada terapi-terapi efektif yang bisa dijalankan terhadap potensi-potensi teroris," ujarnya usai menghadiri peringatan 40 hari meninggalnya KH Abdul Aziz Manshur di Pondok Pesantren Giri Kusumo, Mranggèn, Demak, Rabu (20/1/2016) dini hari. Terapi ekfek yang dimaksud Cak Imin, panggilan akrabnya, adalah semacam uji komitmen seluruh organisasi yang tumbuh dan berkembang secara demokratis. "Misalnya seluruh organisasi harus taat NKRI dan Pancasila. Tidak boleh lagi ada semangat kelompok, ego," jelas dia. Pihaknya mengaku kagum, atas reaksi cepat aparat Kepolisian dalam menangani aksi terorisme yang terjadi pada minggu lalu. Dia juga sepakat, dengan shock therapy lain yang diberikan seperti penangkapan terduga teroris. "Saya setuju dengan penangkapan-penangkapan itu. Untuk menjadi antisipasi," tuturnya. Terkait masih adanya teroris kambuhan, dia menyarankan stakeholder berwenang memberikan penanganan non hukum. Penanganan non hukum bisa berupa pemahaman wawasan jihad yang benar. (Yusuf IH)





























