Pengangguran Picu Naiknya Angka Ekstrimis

Pengangguran Picu Naiknya Angka Ekstrimis
Jakarta, Obsessionnews - Meningkatnya jumlah pengangguran di Perancis, membuat negara tersebut harus mengalami darurat terorisme. Presiden Francois Hollande dalam pidato tahunannya Senin (18/1) kemarin, mengatakan pihaknya siap mengucurkan dana guna mengentaskan pengangguran dan memacu gerak perekonomian. Jumlah dana yang siap dikucurkan kata Hollande, mencapai 2 miliar euro. Selain penganggur sebagai target, sejumlah perusahaan yang mau menerima pekerja muda jugha bakal diberi insentif yang jumlahnya mencapai 2 ribu euro. Soal integrasi sosial dari komunitas keturunan Afrika di kawasan sub-urban juga menjadi perhatian Hollande. Dia bilang, kaum minoritas yang mengalami diskriminasi di dunia kerja mesti aktif di perekonomian global. Sebab, tingkat pengangguran dari kelompok ini dianggap memicu naiknya angka ekstrimis serta kasus narkoba. Mengutip CNBC, jumlah pengangguran di negara tersebut mencapai 10 persen dari total angkatan kerja tiap tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, akibat masalah tersebut, Perancis didera perekonomian yang bergerak stagnan. Namun sayangnya, upaya tersebut justru dianggap sebagai manuver politik Hollande dalam menghadapi pemilihan presiden tahun depan. Hollande juga menekankan pentingnya peran Perancis dalam perekonomian global, utamanya manfaat dari jaringan telekomunikasi online.(Mahbub Junaidi)