Diserang Rusia, Pendapatan Minyak ISIS Anjlok

Aljazeera - Koran The Independent melaporkan terjadinya penurunan gaji anggota ISIS hingga setengahnya akibat pemboman jet Rusia terhadap kilang minyak yang dikuasai kelompok teroris ini. Situs Aljazeera hari Senin (18/1), mengutip koran Independent cetakan Inggris melaporkan, ISIS hanya memberikan setengah gaji kepada personilnya, sebaba wilayah kaya minyak yang dikuasai kelompok teroris ini dibombardir jet tempur Rusia. Laporan koran Inggris ini disertai gambar instruksi pejabat ISIS yang memotong gaji anggotanya. “ISIS memangkas setengah gaji seluruh anggotanya dari berbagai tingkatan. Mereka mengakui kondisi saat ini diterpa krisis,” tulis The Independent baru-baru ini. ISIS menguasai hampir seluruh wilayah minyak di utara dan timur Suriah. Kelompok teroris ini menjual minyak jarahan tersebut dengan harga murah ke Turki. Selain merusak lingkungan hidup karena eksplorasi yang salah dan sporadis, juga menimbulkan banyak penyakit. Salah Shihah, dekan fakultas kedokteran Universitas Damaskus baru-baru ini menuturkan, pengolahan minyak secara salah di wilayah yang dikuasai ISIS menyebabkan terjadinya pencemaran udara, dan memicu jumlah bayi yang lahir cacat. (irib.ir)





























