Anggaran Militer Bahrain, Nyaris Setengah APBN

Anggaran Militer Bahrain, Nyaris Setengah APBN
Bahrain - Rezim Al Khalifa mengalokasikan hampir setengah dari APBN Bahrain untuk kepentingan militer. Situs Mar’atul Bahrain mengutip statemen mantan Sekjen gerakan Aliansi Nasional Demokratik Bahrain, Hassan Al-Ali hari Senin (18/1) melaporkan, pemerintah Bahrain menggelontorkan anggaran senilai 880 juta dolar yang diambil dari APBN negara ini untuk kementerian pertahanan, dalam negeri dan jawatan keamanan nasional. “Jumlah tersebut mencapai 45 persen dari seluruh APBN Bahrain,” ujar Hassan Al-Ali. “Padahal dengan penyelesaian krisis melalui politik, semua anggaran militer bisa dipergunakan untuk kepentingan rakyat,” tegas analis ekonomi Bahrain itu. Di bagian lain statemennya, Al-Ali menegaskan, pemerintah Bahrain menghasilkan minyak dengan biaya produksi 10 dolar dan menjual ke pasar global senilai 30 dolar, tapi minyak tersebut dijual kepada rakyatnya sendiri dengan harga 67 dolar. Keputusan rezim Al Khalifa, tutur Al-Ali, jauh melampaui pencabutan subsidi. (irib.ir)